Tutup
ismanDilahirkan di Bantul, tanggal 12 Juni 1977. Sejak tahun 2000, penulis menjadi koresponden Majalah Perunggasan Poultry Indonesia untuk wilayah DI Yogyakarta. Selanjutnya...

ayub-s-parnataLahirdi Bandung pada tanggal 4 Desember l932. Menamatkan sekolah HBS (SMA) pada tahun 1951. Tahun 1947, penulis mulai bertani anggrek dan digelutinya sampai sekarang. Pada tahun 1956 bersama kelompok tani anggrek memprakarsai berdirinya Perhimpunan Anggrek Indonesia, berpusat di Bandung.

Selanjutnya...
Panel Atas
YOOtheme

Buku Baru

Dahsyatnya Manggis untuk Menumpas Penyakit
Dahsyatnya Manggis untuk Menumpas Penyakit

Sukses Membibitkan Belut di Lahan Sempit
Sukses Membibitkan Belut di Lahan Sempit

Solusi Sehat dengan Jus Buah & Sayuran
Solusi Sehat dengan Jus Buah & Sayuran

Konsultasi Tokek
Konsultasi Lele

konsultasi-lele
Konsultasi Lele

Konsultasi Belut

konsultasi-belut
Konsultasi Belut

Cikal Aksara (imprint)

Seputar Kirim Naskah

tanya-jawab-kirim-naskah

Profil Penulis

Isman
ismanDilahirkan di Bantul, tanggal 12 Juni 1977. Sejak tahun 2000, penulis menjadi koresponden Majalah Perunggasan Poultry Indonesia untuk wilayah DI Yogyakarta.
Read more text
Sehat dan Langsing dengan Ramuan Herbal
Ditulis oleh Newsroom   
Selasa, 28 Juli 2009 11:53

Menurunkan berat tubuh bisa dilakukan secara alami, yaitu menggunakan obat-obatan alami atau ramuan tanaman. Cara ini lebih aman dan terhindar dari efek samping. Teorinya hanya mengacu kepada tiga hal, deuretika, laksansia, dan menekan nafsu makan.

Di dalam buku Tetap Langsing dan Sehat dengan Terapi Diet, tanaman obat yang memiliki daya kerja sebagai diuretik adalah daun kumis kucing, tempuyung, dan keji beling. Ramuan obat dari tanaman ini mampu mengeluarkan banyak cairan dari dalam tubuh. Maka, dengan banyaknya air yang dikeluarkan dari dalam tubuh, dengan sendirinya berat badan pun akan berkurang.

Adapun ramuan jamu pelangsing yang dapat menahan nafsu makan di antaranya ialah daun jati belanda dan bangle. Daun jati belanda dipercaya memunyai khasiat istimewa untuk menurunkan berat badan dan memperlancar buang air besar.

Daun jati belanda juga diduga mengandung hormon sensitif lipase. Hormon sensitif lipase mampu mempercepat proses penurunan berat badan. Di dalam tubuh, hormon sensitif lipase mampu membongkar cadangan energi yang terdiri dari gumpalan lemak tubuh. Dalam ramuan jamu pelangsing, daun jati belanda biasanya dicampur dengan cabai jawa dan sirih.  Kedua tanaman obat ini memiliki khasiat untuk mengurangi kerja ikutan dari daun jati belanda yang dapat berpengaruh buruk bagi tubuh.

Berikut, cara membuat ramuan obat pelangsing.
Bahan:
- 100 gram gula merah,
- 2 ruas bangle yang telah dicuci dan dikupas,
- 8 lembar daun jati belanda,
- 3 lembar daun sirih,
- 2 buah cabai jawa,
- 6 cm kulit delima putih, dan
- 5 gelas air.

Cara pembuatan:
- cuci bersih semua tanaman obat,
- iris bangle, lalu rebus bersama cabai jawa dan kulit delima putih menggunakan api kecil,
- setelah aromanya keluar, masukkan gula merah, daun jati belanda, dan daun sirih,
- aduk dan rebus semua bahan hingga mendidih dan air tersisa empat gelas.

Cara pemakaian:
Diminum dua kali sehari. Masing-masing 1 gelas.

Secara lengkap, Anda juga bisa mendapatkan seputar kebutuhan Anda dalam perawatan tubuh dan kesehatan di dalam buku yang ditulis Agus Sumanto ini. Di antaranya, aneka macam diet dan pencegahan serta pengobatan penyakit dengan terapi diet.

Selamat menjalani hidup sehat!

Terakhir diperbarui, Selasa, 28 Juli 2009 11:55