Tutup
ismanDilahirkan di Bantul, tanggal 12 Juni 1977. Sejak tahun 2000, penulis menjadi koresponden Majalah Perunggasan Poultry Indonesia untuk wilayah DI Yogyakarta. Selanjutnya...

ayub-s-parnataLahirdi Bandung pada tanggal 4 Desember l932. Menamatkan sekolah HBS (SMA) pada tahun 1951. Tahun 1947, penulis mulai bertani anggrek dan digelutinya sampai sekarang. Pada tahun 1956 bersama kelompok tani anggrek memprakarsai berdirinya Perhimpunan Anggrek Indonesia, berpusat di Bandung.

Selanjutnya...
Panel Atas
YOOtheme

Buku Baru

Ensiklopedia Dinosaurus & Binatang Purba
Ensiklopedia Dinosaurus & Binatang Purba

3 Jam Mahir Membuat dan Menghias Cupcake & MInicake
3 Jam Mahir Membuat dan Menghias Cupcake & MInicake

Dahsyatnya Manggis untuk Menumpas Penyakit
Dahsyatnya Manggis untuk Menumpas Penyakit

Konsultasi Tokek
Konsultasi Lele

konsultasi-lele
Konsultasi Lele

Konsultasi Belut

konsultasi-belut
Konsultasi Belut

Cikal Aksara (imprint)

Seputar Kirim Naskah

tanya-jawab-kirim-naskah

Profil Penulis

Isman
ismanDilahirkan di Bantul, tanggal 12 Juni 1977. Sejak tahun 2000, penulis menjadi koresponden Majalah Perunggasan Poultry Indonesia untuk wilayah DI Yogyakarta.
Read more text
Lebih Dekat dengan Tanaman Organik
Ditulis oleh Newsroom   
Senin, 12 Juli 2010 04:34

organik6Tidak dipungkiri, adanya sayur-sayuran yang terdapat di dalam wadah atau pot kecil menarik perhatian tersendiri bagi para pengunjung. Mereka pun penasaran dengan klinik yang dibawakan oleh Topan Nixon (Redaksi AgroMedia) dan Benny Sanusi (penulis buku Sukses Bertanam Sayuran di Lahan Sempit).

Pada kesempatan kali ini, Benny yang telah sukses menanam sayuran organik di lahan terbatas ini mengajak para pengunjung Pesta Buku Jakarta 2010 untuk mulai memilih sayuran organik.

“Organik merupakan alternatif makanan sehat,” kata Benny saat menjelaskan mengapa kita harus memilih organik. “Bahan kimia berdampak serius bagi kesehatan,” tambahnya.

Setelah pria berkacamata ini menjelaskan pentingnya organik bagi kesehatan, ia pun menjelaskan tahapan-tahapan membuat kompos alami dari sisa-sisa sayur-mayur dan lauk-pauk di rumah.

organik4“Sampah rumah tangga, seperti bekas sayuran, kulit telur, atau pun tulang ikan itu berguna untuk membuat kompos. Setelah pot dilapisi koran, masukkan saja semua sampah itu ke dalam pot, lalu timbun dengan tanah,” katanya.

Acara yang berlangsung selama lebih dari dua jam ini terus saja mengundang banyak perhatian pengunjung. Tidak hanya ibu-ibu, anak muda pun terlihat begitu antusias bertanya seputar tanaman organik ini. Mereka juga tidak sungkan untuk memberitahukan kendala atau masalah yang mereka hadapi saat mencoba bertanam sayuran.

Selain mendapatkan banyak pengetahuan dan manfaat, para pengunjung yang bertanya pun mendapatkan merchandise berupa paket buku dari AgroMedia Pustaka, bibit bayam, dan macam-macam sayuran organik yang telah disediakan oleh Benny.