Lahir pada tanggal 8 Maret 1964. Pendidikan SD hingga SMA dijalaninya di kota kelahiran, Tulungagung, Jawa Timur. Meraih gelar sarjana pertanian dari Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1988.
Selanjutnya...
Surya Gunawan menyelesaikan pendidikan sarjananya dari Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bandung. Selanjutnya, penulis bekerja di beberapa perusahaan lokal dan PMA. Selanjutnya...
Lahir pada tanggal 8 Maret 1964. Pendidikan SD hingga SMA dijalaninya di kota kelahiran, Tulungagung, Jawa Timur. Meraih gelar sarjana pertanian dari Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1988.
Industri pertanian, belakangan ini sering menghadapi banyak masalah. Salah satunya ialah mengenai biaya dan pengadaan pupuk. Pupuk kimia sebagai pupuk andalan para petani, belakangan ini sering terjadi kelangkaan dan harganya sering meningkat tajam.
Kondisi ini memicu petani untuk menciptakan pertanian back to nature. Aplikasinya berupa pemanfaatan pupuk organik berupa kompos atau pupuk kandang. Teknik ini akan mengembalikan kesuburan tanah dan mampu menekan pemakaian pupuk kimia.
Akan tetapi, di satu sisi, penggunaan pupuk alami membutuhkan suplai yang cukup besar. Jika jutaan hektar lahan pertanian di Indonesia menggunakan metode ini, pupuk yang tersedia tidak akan mencukupi kebutuhan secara berkala dengan mutu sesuai standar.
Bagaimanakah solusinya? Ternyata, baru-baru ini ditemukan teknologi baru, yaitu effective microorganism procedure (EMP) untuk menjawab masalah di atas. EMP merupakan teknologi aplikasi inokulan mikroorganisme dalam proses produksi pertanian.
Keunggulannya EMP mampu menekan pemakaian pupuk kimia sekitar 35% serta pupuk kandang dan kompos hingga 50%. Selain itu, EMP juga mampu meningkatkan produksi pertanian hingga 20%, menekan perkembangan gulma, menekan dampak negative residu pestisida, dan mengembalikan keseimbangan kesuburan tanah, baik aspek biologi, fisika, maupun kimia tanah.
Perhatikan tabel berikut. A. Perbandingan pemakaian pupuk dalam skala 1000 M2.
Jenis
Pupuk
Caisim (kg)
Pakchoy (kg)
Sawi Putih (kg)
Selada (kg)
Umum
EMP
Umum
EMP
Umum
EMP
Umum
EMP
Pupuk kandang
600
300
600
300
1.000
500
600
300
Urea
45
30
45
30
50
35
45
30
SP-36
20
15
20
15
20
15
30
20
KCI
20
15
20
15
30
20
30
20
B. Perbandingan hasil panen dalam skala 1000 M2.
No
Jenis Komoditas
Hasil Penen (kg)
Metode Umum
Metode EMP
1
Caisim
1.030
1.360
2
Pakchoy
1.210
1.415
3
Sawi putih
1.590
2.050
4
Selada
910
1.070
Selanjutnya, bagaimana menerapkan teknologi EMP ini berdasarkan lahan pertanian dan jenis tanamannya. Yakni mulai dari pemilihan inokulan mikroorganisme yang tersedia di pasaran, mengukur kuantitas perbandingan pupuk sesuai jenis tanaman dan luasnya lahan, penyiapan lahan, pengairan, perawatan, pencegahan hama dan penyakit, sampai pemanenan?
AgroMedia Pustaka menerbitkan buku Petunjuk Praktis Bertanam Sayuran yang ditulis oleh Ir. Wahyudi, seorang pakar pertanian yang sudah lama terjun di bidang agro industri selama belasan tahun. Buku ini memiliki kelengkapan yang Anda butuhkan untuk aplikasi EMP dan penerapannya secara sempurna di lahan pertanian Anda.