Ikan menempati urutan penting dalam konsumsi masyarakat Indonesia sebagai salah satu sumber protein. Iklim Indonesia sangat tepat dalam budi daya berbagai jenis ikan konsumsi. Di samping ketersediaan air dan lahan yang mencukupi, Indonesia juga memiliki banyak varietas ikan konsumsi, seperti ikan mas, lele, mujair, gurami, bawal, patin, udang, dan nila.
Sudah jadi rahasia umum jika suatu barang memiliki daya jual tinggi, namun jarang ditemukan, akan mengundang para pemalsu. Hal ini berlaku juga bagi kopi luwak. Harganya yang mencapai jutaan rupiah bisa membuat produsen nakal tergiur dengan harga tersebut. Telah terbukti, beberapa perusahaan yang mengaku produknya sebagai kopi luwak, padahal berupa rekayasa yang mereka kemas secermat mungkin.
Geliat usaha penetasan telur itik semakin menggairahkan. Kondisi ini berawal dari menjamurnya usaha kuliner yang menyajikan masakan daging itik sebagai menu andalannya. Maka, permintaan daging itu semakin meningkat sehingga jumlah itik yang harus dibudidayakan pun semakin besar pula. Pada tahun 2010 saja, dibutuhkan sekitar 14.300 ton daging itik. Sedangkan peternak baru mampu menyediakan 6.400 ton.
Pupuk organik memiliki peran penting dalam menyuburkan tanah dan tanaman secara alami dan sehat. Berbeda dengan penggunaan pupuk kimia yang berakibat kerusakan sehingga kualitas tanah semakin menurun. Belum lagi dampak efek samping, yaitu berupa residu yang akan menempel pada produksi hasil panen, seperti pada sayuran dan buah-buahan. Residu ini sangat berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi secara terus menerus.
Lahan sempit yang Anda miliki di depan rumah bisa dimanfaatkan untuk bertanam mangga. Penerapannya bisa menggunakan pot atau langsung ditanam ke dalam tanah, tergantung kondisi yang lebih memungkinkan. Selain sebagai pemanfaatan lahan, juga untuk menambah asri dan keteduhan pada rumah Anda sambil bisa menikmati hasil buahnya ketika panen tiba.