Tutup
ismanDilahirkan di Bantul, tanggal 12 Juni 1977. Sejak tahun 2000, penulis menjadi koresponden Majalah Perunggasan Poultry Indonesia untuk wilayah DI Yogyakarta. Selanjutnya...

ayub-s-parnataLahirdi Bandung pada tanggal 4 Desember l932. Menamatkan sekolah HBS (SMA) pada tahun 1951. Tahun 1947, penulis mulai bertani anggrek dan digelutinya sampai sekarang. Pada tahun 1956 bersama kelompok tani anggrek memprakarsai berdirinya Perhimpunan Anggrek Indonesia, berpusat di Bandung.

Selanjutnya...
Panel Atas
YOOtheme

Buku Baru

Dahsyatnya Manggis untuk Menumpas Penyakit
Dahsyatnya Manggis untuk Menumpas Penyakit

Sukses Membibitkan Belut di Lahan Sempit
Sukses Membibitkan Belut di Lahan Sempit

Solusi Sehat dengan Jus Buah & Sayuran
Solusi Sehat dengan Jus Buah & Sayuran

Konsultasi Tokek
Konsultasi Lele

konsultasi-lele
Konsultasi Lele

Konsultasi Belut

konsultasi-belut
Konsultasi Belut

Cikal Aksara (imprint)

Seputar Kirim Naskah

tanya-jawab-kirim-naskah

Profil Penulis

Isman
ismanDilahirkan di Bantul, tanggal 12 Juni 1977. Sejak tahun 2000, penulis menjadi koresponden Majalah Perunggasan Poultry Indonesia untuk wilayah DI Yogyakarta.
Read more text
PDFPrintE-mail


Berternak Itik Tanpa Air: Pengalaman Praktisi Di Tegal & Cirebon
View Full-Size Image


Berternak Itik Tanpa Air: Pengalaman Praktisi Di Tegal & Cirebon

Price: Rp 16.500

Ask a question about this product

Penulis: Redaksi AgroMedia Pustaka
Ukuran: 15.5 x 23.5 cm
Tebal: 60 BW + 16 FC
ISBN: 979-9542-01-4
Harga: Rp 16.500


Sampai saat ini banyak peternak di perdesaan yang menggunakan cara tradisional, yakni menggembalakan itik dengan memberi pakan dan perkandangan ala kadarnya. Akibatnya, produktivitas itik rendah. Belajar dari kenyataan tersebut, para peternak itik di Tegal dan Cirebon berupaya melakukan terobosan dengan mencoba beternak secara intensif dan semi-intensif. Ternyata, hasilnya tidak mengecewakan.