Customer Login

Lost password?

View your shopping cart

joko s

kemitraan bebek gunsi

Mengenal Kemitraan Bebek Gunsi 888, Solusi Bisnis Bagi Peternak Bebek

 

Masih ingat dengan keistimewaan bebek Gunsi 888 pada artikel sebelumnya? Bebek jenis pedaging ini memang sedang diminati dan dilirik para peternak. Melihat respon di media sosial, ternyata banyak yang tertarik untuk mendapatkan bebek pedaging ini.

Menurut catatan, permintaan DOD (anakan bebek) dari peternak bebek di sekitar lokasi pembibitan di daerah Bogor. Selain Bogor, permintaan juga datang dari daerah-daerah lain di Jawa Barat. Untuk pengiriman luar pulau saat ini sudah ada pelanggan dari Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Bengkulu, dan Bangka Belitung.

PT Putra Perkasa Genetika menggelar program kemitraan Bebek Gunsi 888 bagi para peternak bebek. Berikut keuntungan jika ingin menjadi peternak bebek Gunsi 888.

 

  1. Pasokan DOD atau anakan bebek didapatkan peternak dengan kualitas dan jaminan dari hasil pembibitan yang kompeten, kuantitas yang besar, serta kontinuitas yang diandalkan demi keberlanjutan usaha pembesaran.  Perlu diketahui, masalah utama yang seringkali terjadi pada usaha peternakan bebek adalah pasokan DOD atau anakan bebek yang kualitas dan kontuinitasnya tidak terjaga.

 

  1. Selain mendapatkan pasokan bebek Gunsi 888, peternak mendapatkan pakan berkualitas yang biasa diproduksi sesuai dengan potensi genetik bebek Gunsi 888. Hal ini untuk mengoptimalkan pertumbuhan bebek dan mendapatkan hasil panen yang maksimal. Adanya pakan jadi ini juga sangat memudahkan peternak dalam kegiatan budi daya sehari-hari karena tidak perlu repot membeli atau membuat pakan sendiri dengan kualitas yang belum tentu terjamin.

 

  1. Peternak dapat panduan budi daya ternak dari pihak pembibit selama usaha pembesaran bebeknya berjalan. Panduan budi daya bisa didapatkan melalui berbagai seminar dan pelatihan yang diadakan oleh pihak inti, kunjungan langsung ke peternakan, dan konsultasi, baik secara langsung maupun via telepon.

 

  1. Plasma mendapatkan kepastian pemasaran hasil panen meskipun tidak ada ikatan kepada peternak untuk menjual hasil panennya kepada pihak inti. Namun, pihak inti dapat menjamin kepada peternak untuk membeli kembali hasil panen dari peternak sesuai kesepakatan ukuran (bobot) hasil panen dan harga beli.

 

Demikian empat manfaat bagi peternak bebek gunsi 888 jika bermitra dengan PT Putra Perkasa Genetika. Informasi lebih lengkap seputar bebek unggulan ini dapat dipelajari dalam buku terbitan Agromedia “Beternak Bebek Hibrida Gunsi 888 35 Hari Panen.”

akuaponik

Ini Dia Cara Memanen Sayur dan Ikan Ala Akuaponik Portabel

Senada dengan tren hidroponik, hobi ber-akuaponik juga kian banyak peminatnya. Kegiatan rekreasi berkebun di lahan sempit ini biasa dilakukan oleh para hobiis. Banyak juga para hobiis yang bergabung dalam komunitas urban farming mencoba metode tersebut, beberapa di antaranya: Indonesia Berkebun, Belajar Bareng Hidroponik, dan Belajar Bareng Akuaponik. Continue Reading

Ingin Green Smoothies Lezat? Ini Rahasianya!

Ingin Green Smoothies Lezat? Ini Rahasianya!

resep-green-smoothies-headAnda masih penasaran seperti apa rasa green smoothies itu? Apakah selezat jus buah biasa? Bagaimana caranya agar mendapatkan green smoothies yang lezat? Semua pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan satu jawaban saja.

Pilih kombinasi buah dan sayur yang tepat.

Ya, kombinasi antara buah dan sayur memang sangat memengaruhi cita rasa dari green smoothies yang Anda buat. Tidak hanya itu, takaran masing-masing bahan juga ikut memengaruhi hasil akhirnya.

Oleh karena itu, bagi para pemula, dianjurkan membuat campuran yang tepat saat mengonsumsi green smoothies untuk pertama kalinya. Mengapa? Karena kesan pertama sangat penting.

Bayangkan ketika Anda dihadapkan pada makanan baru yang belum pernah Anda coba. Lalu, ketika melihat penampilannya yang menggugah selera, Anda tentu mencium aromanya dan mencicipinya. Jika pada suapan pertama langsung terasa sedap, tentu Anda akan mencobanya lagi dan lagi, bukan?

Sama halnya dengan green smoothies. Green smoothies yang terdengar janggal, dapat memikat dan membuat Anda mencobanya lagi dan lagi, asalkan kombinasi dan takarannya tepat. Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan hal berikut,

– Gunakan perbandingan buah dan sayuran hijau sebanyak 2:1
– Pilih buah yang berdaging tebal dan manis, seperti pisang, nanas, jambu biji merah, apel, avokad, sirsak, pepaya, dan mangga.
– Jangan mencampur terlalu banyak bahan. Cukup satu jenis buah dan satu jenis sayur.
– Untuk mendapatkan efek dingin dan segar, cukup bekukan buah-buahan yang akan digunakan dalam campuran smoothies.
– Segera minum smoothies yang telah dibuat untuk mencegah terjadinya proses oksidasi (tandanya warna smoothies menjadi kecokelatan)

Ingin langsung mencobanya? Berikut kami berikan resep green smoothies untuk pemula.

1/2 buah mangga harum manis lokal ukuran sedang, kupas, potong sedang
100 gram pakcoy organik, ambil daunnya
1 buah jeruk nipis, ambil airnya
200 ml air mineral

Cara Membuat
1. Masukkan mangga dan pakcoy ke dalam gelas blender. Tambahkan air jeruk nipis
2. Tambahkan 100 ml air, haluskan hingga mangga setengah hancur
3. Tambahkan sisa air, haluskan kembali hingga tercampur rata
4. Tuangkan ke dalam gelas, minum segera

Pilih mangga yang sudah matang sempurna, caranya dengan melihat di ujung buahnya. Jika sudah bulat kekuningan, tandanya sudah matang sempurna. Agar lebih nikmat, Anda dapat membekukan lebih dahulu mangga yang sudah dipotong. Jika ingin rasa yang variatif, gunakan mangga gedong gincu atau mangga golek. Selamat minum sayur!


green-smoothiesResep green smoothies lainnya dapat Anda temukan dalam buku Green Smoothies dari Nectaria Ayu. Nikmati nutrisi sayuran hijau dengan cara yang mudah dan lezat.

Minum Sayur? Mengapa Tidak?

Minum Sayur? Mengapa Tidak?

green-smoothies-head

Makanan apa yang terakhir Anda makan? Apakah makanan tersebut memberikan nutrisi dan manfaat untuk tubuh atau hanya sekadar membuat perut kenyang?

Anda pasti bertanya-tanya dan berusaha mengingat, makanan apa yang terakhir dimakan. Beruntunglah jika Anda mengonsumsi banyak nutrisi hari ini. Lantas, bagaimana untuk yang hanya kenyang saja? Sebaiknya Anda mulai mencoba minum sayur.

Minum sayur?

Ya, mungkin memang terdengar agak aneh dan janggal, tapi itulah yang dilakukan oleh Victoria Boutenko pada tahun 1994. Pada saat itu, ia dan keluarganya terkena penyakit. Untuk menyembuhkannya, Victoria membuat minuman dengan kombinasi sayur dan buah. Minuman tersebut sekarang terkenal dengan nama green smoothies.

Green smoothies ini membuat kita secara “tidak sadar” mengonsumsi sayuran hijau mentah dalam jumlah yang banyak. Mengapa sayuran hijau mentah? Sayuran hijau memiliki banyak sekali manfaat, terutama dalam meremajakan sel-sel dalam tubuh. Sayuran hijau juga memiliki nutrisi yang paling lengkap dibanding kelompok sayuran lain.

Di dalam sayuran hijau, terdapat serat atau fiber yang mampu menyerap racun dalam tubuh, omega 3, klorofil, dan alkalin. Tidak hanya itu, sayuran hijau ternyata juga memiliki kadar protein yang mudah dicerna dan tidak menimbulkan efek samping penyakit berbahaya. Padahal, biasanya protein didapat dari daging, atau kacang-kacangan. Unik kan?

Lalu bagaimana cara membuat Green Smoothies?

Mudah sekali. Anda hanya butuh sebuah blender, sayuran, dan buah-buahan segar. Tidak butuh waktu lama, Anda akan mendapatkan segelas green smoothies. Mau lebih nikmat dan bernutrisi? Tambahkan kacang almond, biji bunga matahari, pumpkin seed, chia seed, atau flaxseed dalam smoothies Anda.

Bagaimana dengan rasanya?

Mungkin Anda masih ragu dengan rasanya, karena yang Anda konsumsi adalah sayuran mentah dalam bentuk jus. Tapi, coba simak komentar dari Freshka Kamdhani, seorang design illustrator berikut ini.

“Saya sempat ragu saat akan mulai mencoba green smoothies. Tak terbayang rasanya minum sayuran mentah yang dihaluskan menggunakan blender. Namun, setelah saya coba ternyata rasanya tidak seperti bayangan saya. It’s really good!

Nah, semakin penasaran? Anda bisa mencoba salah satu resep green smoothies yang mudah dan nikmat pada link ini. Selamat minum sayur!


green-smoothiesBuku Green Smoothies dari Nectaria Ayu berisi kumpulan resep pribadi dari penulis yang sudah menjalani hidup sehat selama lima tahun. Tidak hanya resep, penjelasan mendalam mengenai green smoothies dapat Anda temukan di sini.

Seputar MP-ASI untuk Si Kecil

Seputar MP-ASI untuk Si Kecil

baby-dlm

Berbicara tentang dunia bayi dan balita memang tidak ada habisnya. Entah itu membahas tentang tumbuh kembangnya, aktivitasnya, maupun problematikanya. Salah satu yang sering dibahas adalah pemberian MP-ASI bagi bayi. Beragam menu, tahapan, pantangan, beserta masalahnya mewarnai topik ini.

Masih Banyak Bunda yang Bingung tentang MP-ASI
Bagi Bunda yang memiliki pertanyaan seputar dunia MP-ASI, FMedia telah menerbitkan buku Bikin MP-ASI dari Menu Keluarga. Secara garis besar, buku ini berisi tentang bagaimana memberi makan bayi yang tepat, apa yang boleh dimakan oleh bayi, berapa banyak porsinya, kapan boleh diberi makan, dan kandungan gizinya secara umum. Berisi pula konsep MP-ASI berdasarkan aturan WHO yang belum banyak dipahami para ayah ibu muda zaman sekarang, karena terlalu banyak tren MP-ASI yang ada.

Awalnya salah satu penulis buku ini, Ika Isnaeni, mengambil tema MP-ASI karena ia tertarik dengan tema ini. Ia sudah mengikuti beberapa pelatihan tentang MP-ASI. Selain itu, ia sudah menjadi admin di grup Facebook AIMI selama empat tahun. Setiap saat, pertanyaan tentang MP-ASI selalu ada dalam grup itu. Biasanya berisi tentang kebingungan para orangtua ketika harus memberikan MP-ASI untuk pertama kalinya, aturan MP-ASI mana yang harus mereka ikuti, kesulitan dalam pembuatan, dan lainnya. Dari sini ia tercetus untuk membuat buku yang mudah dibaca dan dipelajari semua orang di Indonesia.

Bikin MP-ASI dari Menu Keluarga, Lebih Praktis dan Nggak Ribet
Ika mengambil tema MP-ASI yang sesuai anjuran WHO yaitu MP-ASI homemade. Saat ini banyak masyarakat mengira homemade adalah masak sendiri. Jadi banyak bunda yang kesulitan saat memberikan MP-ASI karena terpikir untuk masak dua kali, untuk bayi dan keluarga. Belum lagi untuk bunda yang bekerja di luar rumah. Kerepotannya sudah terbayang.

Sebenarnya homemade memiliki makna makanan rumahan yang dimasak di rumah dengan menggunakan menu keluarga. Bahannya pun sesuai dengan yang ada di lingkungan sekitar. “Saya yang tinggal di Jawa seperti ini mungkin mudah ya kasih si kecil brokoli. Tapi bagaimana dengan adik saya yang tinggal di pesisir barat Sumatera? Susah. Alhasil apa yang diberikan? Ya, yang ada saja di sana,” ujar Ika. Tentu saja dengan MP-ASI homemade seperti ini, bayi akan lebih semangat untuk makan. Selain itu, dari sisi kualitas juga terjamin karena Bunda pasti memberikan makanan yang sehat.

Berbicara tentang makanan sehat, saat ini sedang tren healthy food dengan biji-bijian seperti chia seeds, flaxseed, dan lainnya dengan label gluten free. Apakah makanan seperti ini cocok untuk dijadikan MP-ASI? Menurut Ika, selama keluarga menggunakan material itu untuk seluruh anggota keluarganya, boleh saja diberikan. Namun, kalau hanya si kecil saja, tentu harus dikaji ulang. Ika memaparkan, “Perhatikan kadar serat dari bahan makanan tadi. Serat yang tinggi tidak cocok untuk bayi. Kondisi tubuh bayi kebalikan dari tubuh kita yang sudah dewasa yang memerlukan serat tinggi. Jika bayi mengonsumsi serat yang tinggi dapat menyebabkan konstipasi atau sembelit.”

Dari sekian banyak pertanyaan mengenai MP-ASI, Ika berharap buku ini dapat membuka pikiran banyak orangtua di Indonesia bahwa memberikan MP-ASI dan masak makanan rumahan ini mudah dan murah. Selain itu, ia juga memberikan tip untuk para Bunda agar menggunakan apa yang ada di sekitar rumah untuk membuat MP-ASI dengan bahan yang murah, tetapi berkualitas tinggi. Usahakan untuk membiasakan makan di rumah dengan kondisi yang ada. “Hargai selera makan anak, hadapi dengan senyum apa pun hasil anak untuk makan makanan yang kita hidangkan agar si kecil menjadi jauh lebih nyaman,” tutup Ika.


bikin-mp-asi-dari-menu-keluarga

Masih banyak pertanyaan seputar MP-ASI? Bunda bisa mendapatkannya dalam buku Bikin MP-ASI dari Menu Keluarga dari Almira Sitasari, S.Gz, MPH & Ika Isnaeni, ST.

beli

Hal-hal yang Wajib Diperhatikan dalam Pemberian MP-ASI

Hal-hal yang Wajib Diperhatikan dalam Pemberian MP-ASI

Tahapan pemberian MP-ASI untuk si kecil merupakan momen menarik dan membahagiakan. Karena pada tahap itu kita bisa melihat bagaimana si kecil belajar mengenal makanan, kebiasaan saat makan, sampai mengetahui makanan favoritnya. Suka duka banyak dirasakan para Bunda dalam tahapan pemberian MP-ASI.

Namun, tidak jarang ada Bunda yang mengeluh dan merasa repot dengan tahapan pemberian MP-ASI ini. Beberapa Bunda mengeluh karena si kecil susah makan dan merasa kerepotan ketika harus menyiapkan MP-ASI. Padahal jika kita tahu cara yang benar, tahapan ini bisa menjadi momen yang menyenangkan untuk para Bunda dan si kecil. Apa saja yang harus diperhatikan dalam pemberian MP-ASI ini? Yuk, kita tanya Ika Isnaeni, seorang pengurus aktif dalam Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia.

Pemberian MP-ASI pada si kecil memang tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, terutama saat baru pertama memberi MP-ASI. Ika menjabarkan, ada empat hal utama, sebagai berikut.

Waktu pemberian MP-ASI pertama. Harus tepat 6 bulan atau 180 hari. Tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih. Karena ada risikonya masing-masing. Namun, ada pengecualian bagi bayi yang lahir premature. Pemberian MP-ASI harus dikonsultasikan dengan dokter, apakah mengikuti usia due date atau hari perkiraan lahir (HPL) atau bukan birth date/tanggal kelahiran karena akan terkait dengan pencernaan bayi.

Tekstur MP-ASI. Pemberian MP-ASI untuk setiap tahapan usia harus memperhatikan teksturnya. Pada usia 6 bulan, ketika bayi baru belajar makan, tekstur MP-ASI yang diberikan harus cair. Setelah itu, secara bertahap, tingkat kekentalannya dinaiknya hingga nantinya pada usia 12 bulan, anak sudah diberi makanan padat.

Porsi makan. Pada awal pemberian MP-ASI, porsi yang diberikan cukup beberapa sendok makan dewasa. Selanjutnya, jumlahnya ditingkatkan secara bertahap sesuai pertambahan usianya agar bayi mendapat porsi yang tepat.

Jenis makanan. Makanan yang diberikan harus beragam agar bayi tidak bosan dan tentunya kebutuhan gizinya terpenuhi. Jangan sampai anak kekurangan gizi karena akan mengganggu tumbuh kembangnya.

Si kecil sangat dianjurkan untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan. Karena tidak ada satu pun jenis makanan yang bisa memenuhi semua kebutuhan nutrisi tubuh manusia. Berikan si kecil makanan yang mengandung karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta vitamin yang berasal dari buah, sayur, dan kacang-kacangan.

Selain itu, Bunda tetap harus perhatikan bahwa ada beberapa anak yang alergi terhadap makanan tertentu. Dalam pemberian MP-ASI, hindari pembuatan makanan beku, karena selain banyak nutrisi yang hilang, makanan ini juga rawan terkena kontaminasi bakteri. “Pemanasan berulang juga tidak diperbolehkan karena akan merusak kandungan makanan tersebut,” tambah Ika.

Terkadang kita sudah mengikuti aturan yang benar tentang MP-ASI, si kecil masih tetap bosan dan tidak mau makan. Hal itu disebabkan si kecil belum mengerti benar tentang konsep makan. Insting lapar dan mau makan akan muncul setelah usia dua tahun. Karena itulah, selama masa MP-ASI ini anak kadang mau makan, kadang tidak. “Apa pun yang sudah dihasilkan anak, apa pun yang sudah dilakukan anak, kasih apresiasi yang bagus buat dia agar anak merasa bangga,” ujar Ika.

Tak lupa, Ika juga memberikan tip agar si kecil mau makan. “Anak ini peniru ulung. Dia akan melakukan apa saja jika ada tokoh yang ditirunya. Jadi, mari kita sebagai orangtua menjadi tokoh buat anak kita. Biasakan makan makanan yang bergizi, makan bersama di rumah, dan makan makanan yang variatif sehingga anak menjadi terbiasa,” tutupnya.


bikin-mp-asi-dari-menu-keluargaBunda masih kebingungan dengan banyaknya aturan tentang MP-ASI? Yuk, pelajari seluk beluk mengenai MP-ASI melalui buku Bikin MP-ASI dari Menu Keluarga dari Almira Sitasari, S.Gz, MPH & Ika Isnaeni, ST.

Kini Buku Kami Hadir di Indomaret!

Kini Buku Kami Hadir di Indomaret!

Bunda suka bingung mau masak apa hari ini? Yuk, temukan berbagai resep menu sehari-hari di dalam buku masakan terbitan FMedia? Untuk mendapatkan buku masakan, kini Bunda tidak perlu repot ke toko buku besar lagi. Di Indomaret, buku-buku FMedia hadir untuk Bunda. Berikut beberapa judul buku yang ada di Indomaret.

kue-kering-favorit-paling-mudah-dibuatKue Kering Favorit Paling Mudah Dibuat
Dapatkan resep kue kering favorit dari Widyastuti Handayani yang dapat Bunda praktikkan di rumah. Beragam resep seperti nastar, putri salju, kaastengel, hingga kue semprit ada dalam buku ini. Tidak hanya resep, Bunda akan menemukan berbagai inspirasi untuk antaran kue kering dengan harga bahan baku yang terjangkau.

 

 

 

 

 

 

lauk-favorit-serba-tumisLauk Favorit Serba Tumis
Butuh inspirasi menu harian? Buku Lauk Favorit Serba Tumis dari Eka Fitria dapat membantu Bunda untuk mendapatkan inspirasi menu keluarga, terutama tumisan. Terdapat tip dan info sehat mengenai bahan makanan yang berguna bagi Bunda.

 

 

 

 

 

 

lauk-favorit-serba-goreng-untuk-menu-sehari-hari1Lauk Favorit Serba Goreng Untuk Menu Sehari-Hari
Menu lauk yang digoreng kerap menjadi santapan favorit keluarga. Mulai dari ayam goreng, ikan goreng, sampai jamur crispy pasti digandrungi. Kalau Bunda ingin menambah resep lauk goreng lainnya, buku dari Eka Fitria ini cocok untuk menjadi koleksi Bunda.

 

 

 

 

 

 

masakan-ayam-&-bebekMasakan Ayam & Bebek
Bunda ingin menyajikan menu ayam atau bebek yang lezat? Buku Masakan Ayam & Bebek (Untuk Pemula) dari Yullia T & Diah Ari ini pas untuk Bunda. Di dalamnya terdapat beragam resep praktis dengan bahan baku yang mudah didapat.

 

 

 

 

 

 

masakan-ikan-terpopulerMasakan Ikan Terpopuler Ikan Mas, Lele, Gurami
Ikan adalah salah satu sumber protein untuk tubuh kita. Dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan daging sapi, ikan kerap menjadi menu favorit. Jenis ikan yang banyak ditemukan di pasaran dan sering menjadi favorit adalah ikan mas, lele, dan gurami. Bunda ingin mencoba resep-resepnya? Dapatkan buku Masakan Ikan Terpopuler Ikan Mas, Lele, Gurami dari Subaidah.

 

 

 

MP-ASI Sesuai Anjuran WHO

MP-ASI Sesuai Anjuran WHO

Memberikan ASI kepada bayi yang baru lahir sangat dianjurkan. Pasalnya, ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi. Bunda sangat dianjurkan untuk memberikan ASI eksklusif hingga anaknya berusia 6 bulan. Jika kondisi memungkinkan, Bunda bisa memberikan ASI hingga anak berusia 2 tahun. Namun, setelah usia 6 bulan, anak mulai dikenalkan dengan makanan pendamping ASI atau MP-ASI.

Dalam pemberian MP-ASI, WHO menganjurkan untuk menggunakan empat tahapan MP-ASI. Apa saja tahapannya?

— Pemberian Makanan Lumat Tunggal
Makanan lumat tunggal diberikan kepada bayi berusia 6 bulan sampai 6 bulan lebih 2 minggu. Makanan lumat merupakan makanan yang dihaluskan, ditambah air hingga konsistensi tertentu, lalu dicampur, dilumat kembali, dan disaring. Pada usia ini, Bunda dapat mengamati ada-tidaknya intoleransi dan alergi makanan pada bayi. Bunda bisa memberikan makanan tunggal dengan sistem 1-Day Rule. Misalnya, makan pagi berikan pure pisang, makan siang pure ikan, dan makan malam pure pepaya. Dalam satu hari, tunggu reaksi makanan tersebut. Jika bayi gatal atau mengalami gangguan pencernaan, berarti ia intoleransi terhadap makanan yang diberikan. Jika tidak terjadi apa-apa, Bunda bisa memberikan makanan tunggal lainnya.

— Pemberian Makanan Lumat atau Saring
Makanan lumat ini diberikan kepada bayi usia 6 bulan 2 minggu hingga 9 bulan. Dalam tahap ini, Bunda dapat mengombinasikan beberapa bahan, seperti campuran buah dengan sumber karbohidrat. Makanan yang bisa diberikan berupa makanan dengan jenis yang lengkap yaitu sumber karbohidrat, lauk nabati, kacang-kacangan, lauk hewani, sayur, buah, dan sumber lemak. Untuk melumatkan makanan, Bunda dapat menggunakan blender, food processor, potato mashing tool, ulekan kayu, atau punggung botol. Setelah dilumatkan, makanan disaring menggunakan saringan kawat dan campur dengan bahan makanan lain yang bertekstur sama. Sebaiknya gunakan dua wadah saat memasak untuk menghindari tercampurnya bumbu yang berbau tajam, gula, dan garam.

— Pemberian Makanan Lembik atau Cincang
Makanan lembik diberikan kepada bayi berusia 9-12 bulan. Makanan ini berupa makanan yang dicincang, baik halus maupun kasar, tergantung usia dan kemampuan bayi dalam menerima makanan. Dalam tahap ini, bayi sudah mulai banyak bergerak. Jadi, Bunda dapat memberikan makanan yang mudah dipegang (finger food). Makanan yang diberikan berupa sumber karbohidrat, lauk nabati, kacang-kacangan, lauk hewani, sayur, buah, dan sumber lemak. Seiring dengan perkembangannya, kemampuan mengunyah bayi akan meningkat. Bunda juga dapat menambah ASIP atau air kaldu jika ingin sedikit berkuah.

— Pemberian Makanan Keluarga
Ketika bayi sudah berusia 12 bulan, Bunda dapat memberikan makanan keluarga yang biasa disantap di rumah. Berikan makanan dengan jenis lengkap, yaitu makanan sumber karbohidrat, lauk nabati, lauk hewani, sayur, buah, dan lemak. Pada tahapan ini, MP-ASI sudah boleh diberi tambahan gula dan garam, tetapi dalam jumlah sedikit. ASI juga diberikan tergantung keinginan si kecil.

WHO merekomendasikan MP-ASI dengan menggunakan makanan keluarga (homemade). MP-ASI ini dapat memudahkan Bunda untuk memasak, karena selain hemat, Bunda tidak perlu menggunakan menu berbeda untuk keluarga dan anak. Dengan MP-ASI ini, anak akan terbiasa mengonsumsi beraneka jenis makanan yang sama dengan menu keluarga di rumah.


bikin-mp-asi-dari-menu-keluargaTemukan info lainnya mengenai MP-ASI sesuai rekomendasi WHO dalam buku Bikin MP-ASI dari Menu Keluarga dari Almira Sitasari, S.Gz, MPH & Ika Isnaeni, ST.

MP-ASI Satay Lilit Ayam

MP-ASI Satay Lilit Ayam

22_Satay-Lilit-Ayam-head

Sejak lahir hingga usia 6 bulan, seorang bayi cukup mendapatkan ASI sebagai makanan terbaiknya. Menginjak usia 6 bulan, bayi mulai diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI atau sering disebut MP-ASI. Pada dua minggu pertama, MP-ASI cukup dibuat dari satu jenis bahan makanan per satu kali makan. Misalnya dibuat dari kentang, wortel, brokoli, atau avokad. Pada usia 6 bulan 2 minggu hingga usia 9 bulan, MP-ASI mulai dibuat dari beragam bahan makanan. Misalnya campuran kentang, wortel, dan brokoli yang diambil dari sup, kemudian dilumatkan atau disaring menggunakan saringan kawat.

MP-ASI sebaiknya dibuat sendiri menggunakan bahan makanan lokal yang mudah ditemukan di sekitar tempat tinggal. Sesuai rekomendasi dari WHO, MP-ASI sebaiknya dibuat sesuai dengan menu makan keluarga. Banyak keuntungan yang diperoleh dengan membuat MP-ASI dari menu keluarga. Pertama, praktis karena tinggal mengambil dari makanan yang sedang kita masak, tidak perlu memasak terpisah. Kedua, hemat karena tidak banyak bahan MP-ASI yang terbuang percuma. Ketiga, membangkitkan semangat anak untuk makan karena jenis makanan yang dikonsumsinya sama dengan makanan orangtuanya.

Membuat MP-ASI dari menu keluarga tetap harus memperhatikan “aturan mainnya”. Mengambil bahan untuk MP-ASI harus dilakukan sebelum memasukkan gula, garam, rempah, atau bumbu berbau menyengat lainnya. Tentu saja bahan yang diambil sudah matang.

Selanjutnya, bahan makanan yang diambil dari menu keluarga ini diproses sesuai dengan umur bayi. Jika usianya 6 bulan 2 minggu hingga 9 bulan, bahan makanan tersebut disaring atau dilumatkan menggunakan saringan kawat. Namun, jika usianya 9 bulan hingga 12 bulan, bahan makanan cukup dipotong-potong menjadi ukuran yang kecil-kecil.

Ketika Bunda ingin membuat MP-ASI dari menu keluarga, perhatikan beberapa tip berikut ini.
– Hindari pemanasan setelah mencampurkan ASI perah ke dalam makanan bayi karena akan merusak nilai gizinya.
– Gunakan talenan dan pisau yang bersih untuk mencincang bahan MP-ASI. Gunakan dua wadah berbeda saat memasak untuk menghindari tercampurnya bumbu yang berbau tajam, gula, dan garam.
– Untuk mengencerkan MP-ASI yang terlalu kental, gunakan ASI atau air kaldu agar makanan bayi tetap padat gizi.

Bunda, mau mencoba menyajikan MP-ASI yang dibuat dari menu keluarga? Yuk, intip resep satay lilit ayam ini.

Bahan
200 gram atau 4 potong daging ayam ukuran sedang, giling
100 gram atau ½ gelas udang giling atau 
daging cumi cincang halus
2 sdm santan kental
1 sdm gula pasir
½ sdt garam
3 sdm minyak goreng, untuk menumis
10 batang serai, untuk tusukan

Bumbu yang Dihaluskan
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 butir kemiri, sangrai
¼ sdt ketumbar

Cara Membuat
1. Campurkan daging giling, udang giling, dan santan, sisihkan.
2. Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum. Masukkan ke dalam campuran daging ayam. Aduk hingga tercampur rata.
3. Sisihkan sebagian adonan untuk MP-ASI. Ambil satu sendok 
makan adonan, lilitkan ke batang serai sambil dikepal-kepal agar padat. Lakukan hal yang sama hingga semua adonan untuk MP-ASI habis.
4. Untuk disajikan kepada keluarga: tambahkan gula dan garam ke dalam sisa adonan daging ayam. Aduk hingga tercampur rata.
5. Ambil dua sendok makan adonan ayam, lilitkan ke ke batang serai sambil dikepal-kepal agar padat. Lakukan hal yang sama hingga semua adonan habis. Olesi semua permukaan satay lilit dengan mentega. Panggang dalam oven hingga matang, angkat, sajikan

Biasanya satay lilit diolah dengan cara dibakar. Pada resep ini satay lilit diolah dengan cara dipanggang untuk menurunkan risiko pembentukan zat karsinogenik. Zat karsinogenik ini diketahui banyak ditemukan pada arang yang menempel di makanan yang dibakar. Zat ini cukup berbahaya, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit degeneratif. Selain itu, satay lilit yang dipanggang akan lebih empuk dibandingkan dengan satay yang dibakar. Karena itu, makanan ini cocok dijadikan fingerfood untuk bayi. Selamat mencoba!


bikin-mp-asi-dari-menu-keluargaTidak hanya satay lilit, resep MP-ASI dari menu keluarga lainnya dapat Anda temukan dalam buku Bikin MP-ASI dari Menu Keluarga dari Almira Sitasari, S.Gz, MPH & Ika Isnaeni, ST. Tidak hanya resep, berbagai hal seputar MP-ASI dijelaskan secara terperinci.

 

Tip Menghilangkan Bau Amis pada Ayam

Tip Menghilangkan Bau Amis pada Ayam

Ayam-Betutu

Masakan ayam selalu menjadi menu favorit keluarga. Ada beberapa alasan mengapa masakan ayam lebih disukai ketimbang masakan daging sapi atau kambing. Salah satunya karena rasa ayam yang lebih gurih dan teksturnya yang empuk. Harga daging ayam juga terjangkau oleh semua kalangan masyarakat sehingga banyak ibu yang menyajikan masakan untuk menu sehari-hari.

Ketika akan mengolah ayam, sering kali para ibu menemui masalah pada bau ayam yang amis. Ayam memang memiliki bau khas yang cenderung amis. Memang tidak separah bau amis pada ikan, namun cukup mengganggu saat pengolahan ayam. Berikut tip untuk menghilangkan bau amis pada ayam.

1. Menggunakan air jeruk nipis atau jeruk limau. Caranya, cuci ayam hingga bersih, lalu lumuri dengan garam dan perasan air jeruk nipis atau air jeruk limau. Diamkan selama 15—20 menit, cuci kembali.
2. Menggunakan air asam jawa. Caranya, cuci ayam hingga bersih, lalu lumuri dengan air asam jawa. Diamkan selama 30 menit, cuci kembali.
3. Menggunakan jahe. Caranya, cuci ayam hingga bersih. Parut 5 cm jahe, lalu balurkan ke seluruh bagian ayam. Diamkan selama 30 menit, lalu cuci kembali hingga bersih.
4. Menggunakan tepung terigu. Caranya, cuci ayam hingga bersih, lalu taburi dengan tepung terigu. Pastikan semua bagian tertutup rata. Diamkan selama 20 menit, lalu cuci kembali.
5. Menggunakan cuka. Caranya, cuci ayam hingga bersih. Lumuri dengan cuka dan diamkan selama 30 menit. Cuci kembali hingga bersih.
Setelah bau amis hilang, Anda dapat mengolahnya menjadi masakan ayam favorit keluarga. Berikut salah satu resep masakan ayam yang dapat Anda coba.
Ayam Betutu
Bahan
1 ekor ayam ukuran sedang
1 buah jeruk nipis, peras airnya
1 sdm garam
4 batang serai, iris halus
1 ikat daun singkong, rebus
5 lembar daun jeruk
Daun pisang secukupnya

Bumbu yang Dihaluskan
10 siung bawang merah
8 siung bawang putih
15 buah cabai merah keriting
4 cm kunyit, bakar
1 sdm terasi bakar
1 sdt ketumbar
4 cm jahe
3 cm lengkuas
2 sdt garam
2 sdm irisan gula merah

Cara Membuat
1. Lumuri ayam dengan air jeruk nipis dan garam, biarkan selama 15 menit, sisihkan.
2. Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum. Tambahkan serai, aduk rata, angkat. Bagi bumbu yang sudah ditumis menjadi dua bagian.
3. Campurkan satu bagian bumbu dengan daun singkong dan daun jeruk, aduk rata. Lumurkan sisa bumbu ke seluruh permukaan ayam.
4. Masukkan daun singkong berbumbu ke dalam rongga ayam. Bungkus dengan daun pisang.
5. Kukus hingga matang, angkat. Bakar ayam hingga kecokelatan, angkat. Sajikan dengan cara membelahnya.

Resep ini dapat disajikan untuk 8 porsi dengan kandungan gizi per porsi:
Energi : 194,1 kcal
Protein : 14,8 gram
Lemak : 12,7 gram
Karbohidrat : 5,4 gram

Selamat mencoba!


masakan-ayam1Resep masakan ayam lainnya dapat Anda temukan dalam buku Masakan Ayam dari Dewi Windiani dan Diah Ari. Beragam cara pengolahan mulai dari goreng, bakar, tumis, kuah, hingga pepes tersaji dalam buku ini.