Customer Login

Lost password?

View your shopping cart

Blog

Basmi Hama Belalang dan Ulat dengan Pestisida Nabati

Basmi Hama Belalang dan Ulat dengan Pestisida Nabati

Penggunaan pestisida atau pembasmi hama dan penyakit tanaman secara umum memilliki efek yang membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia. Bagi lingkungan, pestisida kimiawi berefek pencemaran hingga kerusakan ekosistem. Sementara itu, efek bagi kesehatan manusia adalah bisa merusak kulit dan saraf, mutasi genetik, hingga keracunan yang mengakibatkan kematian.

 

Sebagai alternatifnya, penggunaan pestisida perlu diawasi, dikurangi, bahkan diganti material bahan pembuatannya. Pestisida nabati bisa menjadi salah satu solusi agar terhindar dari pestisida kimiawi.

 

Pestisida nabati terbuat dari bahan organik dan alami, seperti tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar kita. Beberapa tanaman yang bisa dimanfaatkan antara lain daun pepaya, kunyit, lengkuas, sirih, sereh, tembakau, ki pahit, sirsak, mimba, dan bawang putih. Beberapa tanaman dengan mudah bisa diperoleh di pasar tradisional.

 

Beberapa manfaat dari pestisida nabati antara lain, ramah dan aman bagi lingkungan juga bagi manusia yang mengonsumsi hasil tanamnya. Sifat alami tanaman mudah diurai, tidak beracun, dan proses pembuatannya relatif mudah.

 

Sementara itu, kekurangan dari pestisida nabati, di antaranya tidak tahan lama (pestisida nabati perlu disiapkan sehari sebelum penyemprotan), bahan baku belum bisa disediakan dalam jumlah besar, dan daya kerjanya tidak secepat pestisida kimia.

 

Istilah pestisida nabati, walau terdengar agak asing, sejatinya sama seperti membuat ekstrak dedaunan dan mencampur dengan cairan. Berikut contoh cara mengatasi hama belalang dan ulat dengan pestisida nabati berbahan baku sirih dan tembakau.

 

Bahan dan Alat

sirih1_tembakau

 
50 lembar daun sirih,

5 lembar daun tembakau,

air 20 liter,

sabun cair 20 liter.

ember,

alat penyaring,

alat penumbuk,

alat pengaduk,

 

Cara Membuat

 

  1. Tumbuk daun sirsak dan daun tembakau hingga halus.

gb1_sirih

 

  1. Masukkan bahan yang sudah dihaluskan tersebut ke dalam ember, lalu campur dengan air dan diaduk hingga merata. Diamkan bahan selama satu malam.

 

3_sirih

 

  1. Saring larutan, lalu encerkan dengan 50—60 liter air. Larutan siap diaplikasikan.

 

sirih4_saring

 

Untuk penjelasan lebih lengkap, simak selengkapnya di dalam buku Membuat Pestisida Nabati yang disusun oleh M. Tosin Glio. Buku ini berisi langkah-langkah pembuatan aneka jenis pestisida nabati yang diolah dari berbagai tanaman serta cara menghilangkan hama dan penyakit. Pestisida nabati cocok diterapkan untuk tanaman hidroponik, akuaponik, vertikultur, dan sayuran organik.                                                                                                                                               

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pelatihan hidroponik