Customer Login

Lost password?

View your shopping cart

Blog

membuat pupuk cair dan pupuk padat

Cara Mudah Membuat Pupuk Organik Cair dari Urine Ternak

Membuat pupuk dari kotoran ternak adalah salah satu upaya untuk menghindari pencemaran lingkungan. Selain untuk mengurangi polusi dan bau di area peternakan, pemanfaatan kotoran ternak bisa menghemat biaya penggunaan pupuk anorganik, serta menambah penghasilan tambahan bagi peternak. Bahkan ada pula yang memanfaatkan limbah kotoran ternak untuk bahan dalam tahapan persiapan air kolam lele organik.

Umumnya, ada dua jenis kotoran ternak yang bisa dimanfaatkan untuk pupuk. Pertama, kotoran yang berasal dari urine (air kencing) ternak yang bisa dijadikan pupuk organik cair. Dan kedua, kotoran berasal dari feses ternak yang bisa diolah menjadi pupuk organik padat. Berikut teknis dan tahapan pembuatan kedua pupuk tersebut.

Pupuk Organik Cair

membuat pupuk cair

Bahan dan alat

  • Urine ternak 100 liter, masukkan ke dalam drum atau wadah lainnya
  • SOC/probiotik 1 botol (500 ml)
  • Tetes tebu 500 ml
  • Air matang 5 liter

Cara Membuat

  • Campurkan air matang, SOC/probiotik, dan molase/tetes tebu. Aduk hingga rata.
  • Masukkan campuran probiotik aktif tersebut ke dalam 100 liter urine ternak yang ada di dalam drum. Aduk hingga tercampur rata.
  • Tutup rapat drum tersebut, lalu diamkan selama 7 hari 7 malam. Dalam proses pembuatannya, sebaiknya drum fermentasi dibuka tutup setiap hari, sambil diaduk-aduk larutannya agar bau yang dihasilkan tidak begitu menyengat. Setelah terfermentasi, larutan pupuk organik cair (POC) tersebut bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

 

Cara Menggunakan

  • Siapkan 1 gelas (250 ml) urine yang sudah difermentasi ke dalam suatu wadah, lalu campurkan dengan 10 liter air, aduk rata.
  • Masukkan larutan ke dalam gembor, lalu semprotkan /siramkan ke tanaman.

 

Pupuk Organik Padat

membuat pupuk cair dan pupuk padat

Bahan

  • Kotoran ternak 300 kg
  • SOC/probiotik 200 ml
  • Tetes tebu/molases 500 ml
  • Air matang 5 liter
  • Kapsul pertanian 5 kg
  • Sekam/serbuk gergaji 10 kg
  • Bekatul/dedak 5 kg

 

Cara Membuat

  • Aktifkan probiotik SOC/probiotik dengan cara mencampurkannya bersama molases dan air matang. Aduk rata dan diamkan minimum 10 menit.
  • Letakkan kotoran ternak secara merata di atas terpal, siramkan dengan larutan probiotik.
  • Letakkan bekatul di permukaan kotoran ternak, dan siramkan lagi dengan larutan probiotik di atasnya.
  • Letakkan sekam/serbuk gergaji di bagian atasnya, siramkan lagi dengan larutan probiotik sampai seluruh larutan dan bahan habis.
  • Aduk sampai rata bahan tersebut, lalu tutup dengan plastik atau karung. Diamkan selama minimum 7 hari agar terfermentasi. Setelah itu, pupuk organik padat tersebut bisa langsung dimanfaatkan.

Selengkapnya, panduan membuat pupuk organik cair dan pupuk organik padat di atas bisa dibuka dalam buku “Beternak Kambing & Domba Cepat Gemuk Tahan Penyakit, Bebas Bau”. Buku yang ditulis Sri Waluyo dan Mahmud Efendi, S.Tr.Pi ini diterbitkan oleh Agromedia. Buku yang mengulas soal kelebihan pakan ternak hasil fermentasi ini bisa didapatkan di toko buku kesayangan Anda.

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pelatihan hidroponik