Hidup Sehat Bebas Penyakit dengan Mengonsumsi Sayuran

the-miracle-of-vegetables-slide

Selain sebagai lauk yang nikmat pada setiap hidangan, sayuran memiliki khasiat yang sangat besar untuk kesehatan dan pengobatan aneka penyakit. Sayuran memiliki kandungan zat positif yang sangat bermanfaat untuk tubuh, di antaranya antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa aktif yang terdapat di dalam mineral, vitamin, karotenoid, dan polifenol. Ia sangat berperan dalam melawan radikal bebas sehingga dapat mencegah penyakit degeneratif, seperti kanker, jantung koroner, dan penuaan dini.

 

Di dalam sayuran juga terdapat serat, terutama pada sayuran hijau. Serat bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan. Sipatnya yang seperti spons dapat membantu menyerap air, membuat mineral-mineral aktif dalam usus besar menjadi seimbang, dan membantu mencegah terjadinya kanker kolon. Masih terdapat zat-zat lainnya yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh tubuh. Setiap penelitian yang dikembangkan dengan teknologi modern, banyak ditemukan zat-zat aktif baru dalam berbagai jenis sayuran. Dengan komposisinya yang kaya zat positif tersebut, sayuran mendapatkan julukan makanan ajaib yang banyak dicari masyarakat.

Salah satunya sebut saja bayam. Sayuran hijau yang banyak digemari ini merupakan sayuran yang paling padat gizi dan sangat baik sebagai sumber klorofil. Beberapa vitamin dan mineral yang terdapat dalam bayam adalah vitamin S, B kompleks, C, E, K, karoten, mangan, kalsium, dan yodium. Bayam juga mengandung protein yang dalam takaran tertentu jumlahnya setara dengan kandungan protein dalam daging. Kandungan besi dalam bayam juga relatif tinggi dibandingkan sayuran lain. Zat besi sangat berguna bagi penderita anemia.

Selain itu, bayam juga mengandung lutein dan asam folat yang berkhasiat mencegah penyakit jantung dan bayi lahir cacat pada bagian syaraf. Asam folat bermanfaat untuk melindungi otot jantung dari meningkatnya kadar glukosa yang mudah larut dan mengandung vitamin B9. Bayam juga ternyata kaya magnesium yang bermanfaat sebagai pembentukan batu empedu. Jumlah magnesium pada bayam hampir setara dengan ikan, kacang almond, avokad, pisang, dan kismis.

Sebagai makanan konsumsi, bayam dapat meningkatkan kerja ginjal dan melancarkan pencernaan. Daunnya dapat digunakan untuk membersihkan darah persalinan serta memperkuat akar rambut. Akarnya pun dapat digunakan untuk mencegah disentri. Melihat banyaknya manfaat bayam, tidak berlebihan jika ia mendapatkan julukan ‘rajanya sayuran’. Untuk mendapatkan khasiat maksimal, bayam sebaiknya dikonsumsi setelah dimasak kurang dari 5 jam. Jika dipanaskan kembali, kandungan zatnya dapat berkurang atau dapat hilang.

Beragam manfaat dan khasiat sayuran lainnya, dapat Anda temukan selengkapnya di dalam buku "The Miracle of Vegetables" terbitan AgroMedia Pustaka. Buku ini berisi penjelasan, kandungan gizi, manfaat untuk kesehatan dan pengobatan, dan cara tepat konsumsi dari 30 jenis sayuran favorit. Mulai dari bawang putih, bayam, bit, brokoli, buncis, cabai, jagung manis, kacang panjang, jamur, kapri, kangkung, katuk, kecipir, kembang kol, kentang, kubis, labu, oyong, pare, rebung, sawi, selada air, toge, seledri, hingga wortel.

Buku ini disusun oleh Farah Rizki, S.Gz ini dilengkapi pula dengan berbagai resep aneka olahan sayuran beserta kandungan nilai gizinya. Nilai gizi tersebut telah dibandingkan dengan persentase Angka Kecukupan Gizi (AKG) orang dewasa Indonesia. Nilai ini dapat menjadi acuan dasar pemenuhan gizi yang dibutuhkan setiap harinya sehingga dapat disesuaikan komposisi dan jumlahnya. Selamat menjalani hidup sehat bebas penyakit dengan konsumsi sayuran!