10 Manfaat Meminum Kopi yang Belum Banyak Diketahui

Selain soal kenikmatan rasa dan aromanya, kopi terbukti membawa banyak manfaat, lho. Ritual minum kopi tidak sekadar life style, tetapi dilihat dari sisi kesehatan juga berefek positif bagi tubuh penikmatnya. Manfaat yang paling umum, kopi diyakini sebagai “obat” penghilang rasa kantuk dan menghilangkan sakit kepala. Maka wajar jika biji hitam ini “diburu” dan disukai banyak orang.

Dari sekian banyak manfaat meminum kopi, berikut sepuluh manfaat penting yang jarang diketahui orang.

  1. Menjaga Stamina, Konsentrasi, dan Meningkatkan Semangat

Mengapa demikian? Senyawa aktif di dalam kopi mampu meningkatkan metabolisme dalam tubuh, terutama untuk memecahkan gula cadangan di dalam tubuh (glikogen).

Sementara itu, fungsi kafein dalam kopi membuat tubuh cenderung terjaga dan menjadi tidak mengantuk. Efek lainnya, membuat perasaaan segar, sedikit gembira, jantung berdetak kencang, dan mata terbuka lebar. Akibat jantung berdetak kencang, otot-otot pun berkontraksi. Energi ekstra tubuh terjadi ketika hati merilis gula ke dalam darah. Karena itu, banyak atlet yang mengonsumi kopi sebelum bertanding.

  1. Menurunkan Potensi Serangan Kanker, Diabetes Melitus Tipe 2, dan Serangan Jantung

Kafein yang terkandung di dalam kopi, menurut penelitian, mampu menekan pertumbuhan sel kanker secara bertahap. Selain itu, kafein juga berfungsi menjaga sensitifitas tubuh terhadap insulin, hingga memungkinkan menurunkan penyakit diabetes melitus tipe 2. Bukan itu saja, kopi pun terbukti mampu mencegah serangan jantung. Manfaat ini bisa diperoleh ketika rutin mengonsumsi kopi sebanyak 3—4 gelas per hari, tanpa tambahan bahan apa pun. Namun, perlu diingat, yang dimaksud kopi di sini adalah kopi murni yang langsung digiling dan diseduh tanpa campuran bahan apa pun.

 

BACA JUGA:

8 Cara Agar Ngopi Makin Nikmat

Ngariung, Ngobrol, Ngopi Bersama Penulis COFFEE

 

  1. Mencegah dan Mengatasi Depresi

Adakah hubungan depresi dengan pengonsumsi kopi? Pada 2011, menurut laporan Jurnal Archives of Internal Medicine, menyimpulkan, perempuan yang mengonsumsi 2—3 cangkir kopi dalam sehari mengalami risiko depresi yang lebih rendah, yaitu sebesar 15%. Secara umum, meminum kopi mampu mengurangi risiko terkena depresi sebesar 10% dibandingkan dengan orang-orang yang tidak minum kopi sama sekali.

  1. Mencegah Parkinson

Petinju kelas dunia, Muhammad Ali, menderita penyakit ini. Penyakit Parkinson, disebabkan oleh matinya saraf penghasil dopamin di otak. Hingga kini parkinson belum dapat disembuhkan. Penderita penyakit ini akan mengalami kemampuan penurunan otak. Efek pada tubuh bisa membuat penderita penyakit ini mengalami kelumpuhan.

Menurut catatan yang diterbitkan Journal of American Medical Association pada 2010, kandungan kafein di dalam kopi mampu menurunkan risiko penyakit parkinson. Beberapa penelitian lain juga menemukan kesimpulan yang sama.

  1. Mencegah Alzheimer dan Demensia

Alzheimer dan demensia merupakan penyakit saraf yang menyebabkan orang kehilangan memori atau kenangan masa lalu. Penyakit ini banyak dialami oleh mereka yang berusia 65 tahun ke atas. Penelitian menunjukkan bahwa meminum kopi secara teratur mampu mengurangi risiko terkena alzheimer hingga 65%. Cara ini tentunya diimbangi dengan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi secara teratur.

  1. Membersihkan Saluran Pencernaan

Mungkin kamu pernah merasakan sembelit setelah minum kopi, seperti ingin buang air besar. Ya, layaknya pencahar, menyeruput kopi juga diyakini membuat penikmatnya merasa ingin buang air besar. Kandungan kafein inilah yang merangsang saraf pusat juga berpengaruh kepada sistem pencernaan. Ada dua zat dalam kafein yang memiliki peran membuat usus besar berkontraksi periltastik.

Pernah dengan terapi enama kopi? Terapi ini membersihkan saluran pencernaan yang lebih “ekstrem” dilakukan dengan memasukkan kopi ke dalam anal. Tujuannya untuk detoksifikasi racun di dalam saluran pencernaan. Agar tidak berbahaya, terapi ini perlu dilakukan oleh ahlinya dengan peralatan yang aman dan steril. Metode ini biasanya digunakan untuk penderita penyakit berat, seperti kanker.

  1. Melindungi dari Penyakit Hati (Liver)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa minum kopi sangat bermanfaat dalam mengurangi risiko terkena sirosis hati atau kanker hati hingga 80%.

  1. Menjaga Kesehatan Mulut

Kandungan zat dalam kopi memiliki sifat antibakteri. Zat ini dapat menyembuhkan gigi berlubang, plak, dan infeksi gusi. Dalam jangka panjang, kopi berpotensi menekankan risiko kanker mulut.

  1. Masker Wajah

Kopi banyak digunakan sebagai bahan baku membuat masker kecantikan wajah. Manfaatnya, menjadikan kulit kencang dan mengangkat sel kulit mati. Kopi juga dapat digunakan sebagai krim antimikroba untuk pembersih wajah.

  1. Perawatan Kulit Kepala

Kandungan kafein pada kopi juga bermanfaat untuk mencegah kerontokan rambut dan menjaga kesehatan kulit kepala.

 

****

 

buku kopi Sepuluh manfaat kopi di atas dikutip dari buku “Coffee; Karena Selera Tidak Dapat Diperdebatkan”. Buku ini ditulis oleh Dani Hamdan dan Aries Sontani. Kedua penulis sudah lama tekun di dunia perkopian dan memiliki komunitas kopi. Pengetahuan kopi dari hulu hingga hilir, lengkap dituangkan dalam buku terbitan Agromedia.

Dalam buku ini akan dijumpai informasi mendalam seputar kopi, cerita dari perkebunan kopi, cara membedakan kopi, kopi dari zaman ke zaman, hingga brewing kopi, serta cara mengolah aneka menu minuman kopi.

Buku ini dicetak berwarna dan disajikan dalam visual desain yang menarik syarat foto, info grafis, gambar, hingga bisa menjadi referensi untuk kitab kopi bagi para pecinta kopi maupun calon pebisnis kopi di Nusantara.

Sudahkah kamu minum kopi hari ini?

 

 

 

Foto: rawpixel dari Unsplash

 

 

 

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan