Ayub S. Parnata

ayub-s-parnata

ayub-s-parnataLahirdi Bandung pada tanggal 4 Desember l932. Menamatkan sekolah HBS (SMA) pada tahun 1951. Tahun 1947, penulis mulai bertani anggrek dan digelutinya sampai sekarang. Pada tahun 1956 bersama kelompok tani anggrek memprakarsai berdirinya Perhimpunan Anggrek Indonesia, berpusat di Bandung.

Pada tahun 1959-1966, penulis membuat hibrida jagung pertama di Indonesia yang mendapat kunjungan Menteri Pertanian pada saat itu. Pada tahun 1967-1976, penulis menanam nilam seluas 400 hektare dan memproduksi patchouli oil untuk diekspor.

Pada tahun 1960-1976, penulis melakukan penelitian mengenai pupuk organik. Produk dari penelitian ini adalah pupuk organik cair yang telah dipakai di beberapa negara, seperti Cina, Hongkong, Vietnam, Filipina, Malaysia, Thailand, Australia, Mongolia, dan Amerika. Pada tahun 1980, penulis memimpin dan ikut serta dalam pameran Anggrek Internasional Arnhemdi Belanda serta studi anggrek di Belanda, Jerman, Prancis, Inggris, dan Thailand. Pada tahun tersebut penulis mendapat penghargaan dari Departemen Pertanian, karena kesuksesannya dalam pameran tersebut.

Pada tahun 1983, penulis membuat kelompok kerja internasional bersama ahli dari Prancis dan Jerman untuk memberi nama jenis-jenis anggrek yang baru ditemukan di Indonesia. Pada tahun yang sama, penulis membuat silangan trigenerik pertama di Indonesia. Hingga saat ini, penulis telah membuat 10.210 silangan anggrek dan 78 di antaranya telah terdaftar di lembaga silangan internasional di London. Anggrek silangan yang terkenal antara lain Ayub Ara Paskal Unggul dan Parnata Ara Kupu-kupu.

Pada tahun 1996, penulis mendapat penghargaan dari Dinas Peternakan Jawa Barat dan Kabupaten Subang sebagai juara pertama pemeliharaan sapi hasil IB. Pada tahun 2002, penulis mendirikan Asosiasi Anggrek Indonesia bersama kelompok kerja petani anggrek. Asosiasi ini berpusat di Lembang. Sementara itu, beberapa pusat didirikan di Papua, Bali, Kendari, Manado, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Medan, Jambi, dan Lampung.

Pada tahun 2003, penulis diminta oleh Departemen Pertanian untuk memasyarakatkan anggrek. Setahun kemudian, membuat kelompok kerja bersama delapan orang sarjana pertanian, dengan tujuan meningkatkan daya bertani para petani. Penulis pun menjalin kemitraan dengan Balai Perikanan Air Payau, Maros, Makassar. Saat ini, penulis masih aktif bertani anggrek dan mengembangkan pupuk organik cair Bio Sugih.


Alamat Penulis
JI. Tangkuban Perahu 157
Gamblok, Cikole Atas, Lembang, Bandung.
Telp. +62-22-2789286
HP. +62-8122371717
Telp./faks. +62-22-2789286
Email: paskalorchidsco@bdg.centrin.net.id

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.