Barista, Sang Penjaga Cita Rasa dalam Industri Kopi

Satu bagian asyik saat nongkrong di warung atau kafe kopi, adalah mengamati kerja Juru Seduh atau yang lebih elegan dikenal dengan sebutan Barista. Setelah menu kopi dipilih, Barista langsung bekerja. Diselingi percakapan jika para pelanggannya bertanya seputar kopi. Kedua tangan Barista sibuk dengan biji kopi yang diracik dengan mesin kopi atau manual brew, tergantung pada pesanan. Tujuannya, untuk mendapatkan cita rasa sesuai menu yang diminta.

Seorang barista, bukan saja peracik kopi. Barista tulen harus memahami seluk beluk kopi, dari benih kopi ditanam hingga kopi tersaji di cangkir. Tentunya dipadu dengan pelayanan, keramahan, penampilan, dan kemampuan berkomunikasi dengan pelanggan.

Profesi ini syarat dengan ilmu dan jam terbang pengalaman dalam mencoba varian biji kopi . Tantangan terberat lain, seorang barista perlu tahu bagaimana cara menjaga rasa kopi agar tidak berubah.

Barista, Profesi Mulia

meja barista dari buku barista nocingcong

Sebagian peralatan untuk membuat kopi. | Foto: Shutterstock.com

Menjamurnya kafe kopi di kota-kota menjadi lahan penting untuk profesi para Barista. Pelatihan barista pun banyak digelar di perkotaan, sebagai upaya pencarian ilmu dan strategi calon-calon barista pemula.

Di balik pekerjaan sebagai barista, diperlukan pengetahuan luas, praktik, dan pengalaman, serta kecintaan pada dunia kopi secara mendalam. Menjadi seorang barista adalah pilihan. Bukan sekadar tren atau mengikuti sesuatu yang happening.

Barista; #NoCingcong, buku referensi untuk penikmat kopi dan barista yang ingin menekuni industri kopi secara menyeluruh. Buku ini berisi kisah lengkap perjalanan kopi, tren kopi di dalam dan luar negeri yang memberikan pengaruh pada pertumbuhan industri kopi di Indonesia.

Selain seputar perjalanan kopi, buku ini menceritakan kisah keunggulan dan kejayaan para Barista Indonesia. Sharing pengalaman dan ilmu dari para barista yang menjadi pemenang kompetisi Barista baik ditingkat nasional maupun internasional bisa dijumpai dalam buku ini. Inspirasi dan kegigihan para barista pemenang kompetisi IBC.

Buku ini ditulis Willy Sidewalk, head trainer ABCD School of Coffee, sebuah tempat latihan yang penting bagi para pebisnis dan barista Indonesia.

Akhirnya jika ditelusuri lebih dalam, profesi barista tidak bermula dari balik mesin dan peralatan pembuat kopi. Namun, dari biji kopi yang ditanam petani kopi. Barista tulen hadir mengikuti alur dari biji dan memahami banyak hal tentang kopi, hingga cita rasa kopi tetap terjaga.

 

 

 

 

*foto atas,  fotografer: M. Fakhri Murad.

 

 

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan