Bertanam dan Berobat dengan Rosela

Rosela atau Hibiscuss Sabdariffa L. merupakan  tanaman obat yang sangat populer, baik lokal maupun luar negeri. Hampir di setiap pameran tanaman obat, nama rosela selalu diperkenalkan. Hal ini disebabkan hampir seluruh bagian tanaman ini dapat digunakan untuk kebutuhan pengobatan, terutama untuk pengobatan alternatif. Selain itu, rosela memiliki kandungan senyawa kimia yang dapat memberikan banyak manfaat.

Rosela memiliki daya tarik yang luar biasa. Kelopaknya yang berwarna merah menyala membuat orang menjadi tertarik. Kelopak bunga rosela ini memunyai banyak sekali manfaat untuk bidang kesehatan. Warna merah ini, disebabkan rosela mengandung pigmen antosianin yang dapat berfungsi sebagai antioksidan. Kelopak bunga rosela juga memberikan sensasi bunga yang harum dan rasa asam yang menyegarkan.

Daun, bunga, dan biji rosela memiliki kandungan gizi yang cukup baik sehingga rosela tidak hanya berpotensi untuk bahan baku industri makanan, tetapi juga berpotensi digunakan sebagai bahan baku industri farmasi, minuman fungsional, pewarna alami, dan kosmetik.

Masyarakat tradisional di berbagai negara telah memanfaatkan tanaman rosela untuk mengatasi berbagai penyakit dan masalah kesehatan. Pemanfaatan tanaman rosela ini berkaitan dengan fungsinya sebagai antiseptik, aprodisiak (meningkatkan gairah seksual), astringen, demulcent (menetralisir asam lambung), digestif (melancarkan pencernaan), diuretik, purgatif, onthelmintic (anticacing), refrigerant (efek mendinginkan), resolvent, sedatif, stomachic, tonik, antikanker, batuk, dyspepsia (sakit maag), dysuria (sakit buang air kecil), demam, hangover (kembung perut), heart ailmen, hipertensi (darah tinggi), neurosis, sariawan, dan mencegah penyakit hati.

Karena manfaat besar rosela dan kebutuhan masyarakat yang tinggi, pemasaran produk olahan berbahan bunga dan daun rosela cukup prospektif, terutama untuk pasar luar negeri. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya ekspor rosela ke negara Amerika dan Eropa.

Oleh sebab itu, rosela merupakan lahan emas bagi dunia pertanian. Indonesia bisa menjadi produsen yang mampu memasok kebutuhan dunia akan rosela. Sebab, selain kebutuhan rosela yang semakin meningkat, juga masih berkurangnya pasokan rosela di pasar internasional.

Melalui peluang ini, Anda bisa bertanam si bunga merah yang memiliki segudang manfaat ini. Proses penanaman rosela tidaklah rumit. Anda hanya tinggal menyediakan lahan, penyesuaian bagi syarat tumbuhnya rosela, serta pemeliharaannya.

Buku “Budi Daya & Pengolahan Rosela” yang ditulis oleh Ir. Mardiah, M.Si, Ir. Arifah Rahayu, M.Si., Dr. Reki Wicaksana Ashadi & Ir. Sawarni H., M.T. ini akan membimbing Anda bagaimana mengenal dan membudidayakan rosela secara mudah dan praktis.

Buku yang diterbitkan AgroMedia ini memberikan penjelasan yang dibutuhkan dalam proses usaha budi daya rosela, yaitu mulai dari pengenalan dan prospek rosela, nilai gizi dan manfaat rosela, budi daya dan pascapanen rosela, sampai mengolah rosela ke dalam berbagai produk olahan,  seperti jus, sirup, selai, dan kopi rosela.

Jadi, melalui buku ini, Anda sudah mendapatkan kelengkapan akan wawasan, tindakan praktis, dan meraup keuntungan dari modal yang Anda keluarkan dalam usaha budi daya rosela.

Selamat mencoba. Semoga sukses!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.