Efisien dan Menguntungkan Budi Daya Patin di Kolam Terpal

petunjuk-patin-terpal

petunjuk-patin-terpalKeterbatasan air telah menjadi kendala utama dalam budi daya ikan, terutama di daerah yang jauh dari sungai atau irigasi. Namun, kini telah ditemukan metode baru dengan menggunakan media kolam terpal sehingga kita bisa melakukan budi daya ikan di mana saja.

Karena nilai jualnya tinggi, Ikan patin merupakan salah satu jenis ikan yang sedang banyak digandrungi pembudidaya ikan dengan menggunakan media kolam terpal. Pasalnya, sekalipun ikan ini sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungan, ikan patin sangat toleran terhadap derajat keasaman (pH) air. Sifat inilah yang memungkinkan ikan patin dapat bertahan hidup di perairan dengan kisaran pH berbeda, baik asam (pH rendah) maupun basa (pH tinggi).

Agar sesuai dengan kebutuhan ikan patin, struktur media haruskolam-patin1 menunjang kebutuhan oksigen yang tinggi, seperti menggunakan aerator atau blower. Sementara, untuk menyiasati fluktuasi suhu, harus dilakukan perlakuan berbeda antara pemeliharaan di dalam ruangan dan di luar ruangan.

Berkembangnya minat membudidayakan ikan patin di kolam terpal dipicu oleh keuntungan dan kemudahan para pembudidaya, di antaranya sebagai berikut.
a. Hemat biaya. Jika dibandingkan dengan pembuatan kolam dengan tembok, budi daya di kolam terpal lebih murah biayanya. Bahan yang digunakan selain mudah dibuat, juga mudah didapatkan sehingga biaya investasi jauh lebih rendah.
b. Hemat air, sehingga cocok diaplikasikan di daerah miskin air sekalipun.
c. Lebih aman dari predator atau hama pemangsa karena kolam terpal bisa ditempatkan di ruangan tertutup atau di halaman rumah.
d. Lebih mudah mengontrol perkembangan ikan sehingga terhindar dari serangan penyakit.
e. Mudah dipindah-pindahkan ke tempat yang kita inginkan dan mudah mengubah kondisi struktur media.
f. Bisa untuk berbagai skala usaha, baik kecil, menengah maupun usaha besar sesuai kemampuan pembudidaya.
g. Kelangsungan hidup ikan di kolam terpal lebih tinggi, sekitar 80%. Sedangkan pembudidayaan di kolam tanah, persentase hidupnya cuma 40%.

Ada empat jenis kolam terpal yang bisa kita diterapkan, yaitu kolam keseluruhan, kolam tembok lapis terpal, kolam tanah lapis terpal, dan kolam terpal instan. Semuanya memiliki kesesuaian dengan kondisi lapangan dan biaya yang kita miliki. Penilaiannya sangat relatif.

Selanjutnya, bagaimana teknik pembuatannya? Bahan dan peralatan pendukung apa saja yang dibutuhkan? Apa saja seluk beluk ikan patin sehingga kita bisa membuat barometer budi daya sesuai karakteristik dan jenisnya? Apa saja yang mesti dilakukan dalam kegiatan pendederan dan pembesaran ikan patin di kolam terpal?

AgroMedia menerbitkan buku “Petunjuk Praktis Budi Daya Patin di Kolam Terpal”  yang akan menjelaskannya kepada Anda secara rinci menurut tahapan-tahapan yang mudah dipahami oleh pemula sekalipun.

{xtypo_rounded2}Buku yang ditulis oleh H. Khairuman SP & Khairul Amri S.Pi. M.Si. ini berisi segala hal yang berkaitan dengan pemeliharaan patin di kolam terpal, dari cara pembuatan kolam, teknik pendederan dan pembesaran, perlakuan selama pemeliharaan, hingga pemanenan. Selain itu, dilengkapi juga dengan simulasi biaya dengan kisaran kurang dari tujuh juta rupiah. Hal ini memudahkan Anda membuat perencanaan usaha yang lebih sistematik. Semuanya telah menunjang kebutuhan Anda dalam efisiensi dan menghasilkan keuntungan dari budi daya patin di kolam terpal.{/xtypo_rounded2}

Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.