Konsumsi Sehat Bagi Penderita Jantung

Penyakit jantung adalah jenis penyakit mematikan yang selalu menghantui para konsumen yang tidak mengontrol pola makannya. Asupan makanan yang tidak sesuai dengan kadar kesehatan jantung, misalnya karena banyak mengonsumsi makanan berlemak, bisa menyebabkan penumpukan kolesterol di bawah lapisan pembuluh darah. Akibatnya, orang tersebut akan terkena penyakit jantung koroner.

Hiperkolesterol, hipertensi, dan penyakit jantung saling berkaitan. Hiperkolesterol dan hipertensi menjadi penyebab timbulnya penyakit jantung. Sementara itu, hiperkolesterol dan hipertensi disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat dan ideal. Oleh sebab itu, cara terbaik menghindari ketiga penyakit ini ialah mengubah gaya hidup dan pola makan yang dikonsumsi.

Pola makan yang sehat ini, di antaranya dengan menjalankan diet seimbang, yaitu mengonsumsi makanan sehari-hari yang berkualitas dan mengandung berbagai zat gizi. Jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh sehingga manfaatnya optimal. Asupan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral harus seimbang dan kontinu.

Pola ini diterapkan dengan aturan konsumsi makanan sebagai berikut.

  1. Mengonsumsi makanan rendah lemak dan rendah kolesterol, seperti susu tanpa lemak.
  2. engonsumsi makanan berserat. Misalnya, gandum, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan.
  3. Mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan, yaitu dari jenis buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, padi-padian, dan minyak nabati.
  4. Menggunakan bahan masakan berkhasiat. Misalnya, bawang putih dan merah, temulawak, ketumbar, daun salam, daun seledri, dan cabai.
  5. Mengurangi konsumsi garam.
  6. Memerhatikan kandungan kolesterol dalam bahan makanan. Yakni, berkisar di bawah 120 mg/100 gr sebagai batas yang bisa ditoleransi. Sedangkan, di atas 120 mg merupakan batas hati-hati, bahkan bisa sangat berbahaya.
  7. Memerhatikan aturan konsumsi vitamin dan mineral. Hindari penggunaan suplemen yang mengandung kalium, kalsium, dan magnesium jika tidak membutuhkan.

Sebenarnya pola ini adalah hal mudah, namun banyak yang belum bisa menerapkannya. Hal ini mungkin disebabkan oleh minimnya kesadaran akan bahaya makanan tertentu terhadap kesehatan darah dan jantung. Lebih bahaya lagi, bagi mereka yang sudah kebiasaan mengonsumsi makanan siap saji atau junk food. Padahal, jenis makanan ini banyak mengandung sodium, lemak jenuh, dan kolesterol.

Selain itu, kurangnya kemampuan para penyaji makanan dalam mengolah makanan sehat sesuai selera penderita bisa menjadi faktor lain. Misalnya, bagaimana mengolah tempe, tahu, ikan, sayur, dan buah. Akibatnya, makanan murah, tapi sehat ini jarang dikonsumsi secara rutin dan seimbang.

Buku Menu 30 Hari untuk Hiperkolesterol, Hipertensi, dan Penyakit Jantung yang ditulis Ayu Bulan Febry Kurnia Dewi, S.KM. ini memberikan jalan mudah bagi Anda dalam menjalani hidup sehat melalui pola makan yang sehat pula.

Buku yang diterbitkan AgroMedia Pustaka ini berisi resep-resep menu lengkap untuk 30 hari yang dapat dijadikan panduan menyiapkan hidangan sehat guna mencegah dan menekan faktor risiko hiperkolesterol, hipertensi, dan penyakit jantung. Yakni, mulai dari makan pagi, siang, sampai malam dengan berbagai variasi makanan yang bercita rasa.

Selamat menjalani hidup sehat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.