Laba Rp 9 Juta dari Lahan 100 m2, Membuat Bibit Vanili Kian Dicari

Vanili, tanaman yang kerap dijuluki si emas hijau ini memiliki market yang sangat tinggi di dunia. Selama puluhan tahun, petani vanili di Indonesia mengalami masa keemasan. Sayangnya, budi daya vanili hanya diminati oleh sedikit orang karena membutuhkan lahan yang cukup luas. Namun, siapa sangka, justru dua petani rasional ini (pemilik akun Instagram @petanirasional) berhasil membuktikan bahwa budi daya vanili juga bisa dihasilkan di lahan terbatas, yakni ditanam di area pekarangan rumah, bahkan bisa juga menggunakan pot. Hasilnya, laba yang terkumpul bisa mencapai Rp 9 jutaan, bahkan lebih. Tergantung pada ketepatan kita dalam budi daya.

 

Baca Juga Mulai dari Pot atau Pekarangan Rumah, Yuk Menghidupkan Kembali Budi Daya Vanili “Si Emas Hijau”

Untuk memulai budi daya tamanan “emas hijau” dalam skala kecil, bisa mencoba menanam di atas tanah berukuran 100 meter persegi.

Panduan Ilmu Vanili dari “Petani Rasional”

Menurut Tatak Guntoro dan M. Anis Fahoni, dari Petani Rasional, “Dalam memilih bibit, disarankan memilih dari tanaman indukan yang sehat, mininum berusia 4 tahun dan sudah pernah pengalami panen minimum 3 kali.” Bibit tanaman vanili mudah sekali didapatkan. Saat ini (Jan 2020), bibit tanaman valini per poliba sekitar Rp10.000.

Gambaran Analisis Usaha Budi Daya Vanili

Perkiraan masa panen budi daya vanili umumnya selama 9 bulan. Dalam satu masa periode sekitar 7 tahun. Biaya investasi dan operasional sekitar Rp18 juta per tahun. Biaya investasi meliputi pembelian bibit vanili, tajar, peralatan budi daya (pupuk, tong plastik, sabit, cutter, selang, gembor, dan peralatan pembibitan).

Sementara itu, untuk biaya operasional meliputi beberapa item seperti, untuk menggaji satu orang karyawan, pembuatan aneka pupuk, dan biaya penyusutan.

Soal menghitung laba tentu tidak perlu dijabarkan detailnya, karena mudah sekali diketahui. Dalam menghitung penerimaan, Anda bisa melakukan penjumlahkan hasil panen per periode, hingga mengetahui total penerimaan dalam beberapa periode. Nah, keuntungan atau laba diketahui dari total penerimaan dikurangi dengan total biaya operasional per periode. Sementara itu, laba bulanan bisa diperoleh dengan membagi total penerimaan dengan jumlah bulan.

Lebih lengkap sebelum praktik bertanam vanili dilakukan, buku “Teknik Terbaru Budi Daya Vanili di Pekarang Rumah & Pot, bisa menjadi referensi yang bagus untuk dibaca. Buku ini praktis berisi langkah demi langkah pembudidayaan vanili untuk pemula. Juga menekankan pada teknik budi daya yang bertujuan memperoleh hasil vanili kering dengan kualitas panen siap ekspor.

teknik terbaru budidaya vaniliBuku terbitan Agromedia ini, ditulis langsung oleh Petani Rasional dan sudah bisa diperoleh di toko buku Gramedia dan toko buku lainnya terdekat. Selamat bertani. Ayo kembali ke Vanili.

Untuk informasi dan pemesanan buku secara online, silakan klik link ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan