Mempersiapkan Ayam Pelung Kontes

Ayam pelung merupakan salah satu ayam yang digolongkan sebagai ayam hias yang bisa dinikmati keindahan dan kemerduan suaranya, sekaligus juga dimanfaatkan sebagai ayam petelur dan pedaging yang unggul. Keunggulan ayam pelung sebagai petelur dikarenakan ayam ini mampu bertelur sebanyak 30 butir per periode. Pertumbuhannya juga tergolong pesat, bahkan bobot ayam pelung jantan yang sudah dewasa bisa mencapai 8 kg. Karena itu, ayam ini sangat baik jika dikawinsilangkan dengan ayam kampung untuk mendapatkan keturunan ayam besar.

Saat ini, para penggemar dan peternak ayam pelung banyak memanfaatkan ayam ini sebagai ayam hias untuk dinikmati keindahan suaranya dibandingkan dengan memanfaatkannya sebagai ayam petelur dan pedaging. Hal ini bisa dimaklumi karena harga jual ayam pelung sebagai ayam penyanyi sangat tinggi. Apalagi jika pernah menjuarai sebuah kontes, tidak hanya ayam tersebut yang berharga mahal, tetapi harga jual keturunannya juga melambung.

Kunci keberhasilan para hobiis dan peternak ayam pelung untuk menjadikan ayamnya juara adalah dengan memaksimalkan beberapa kebutuhan pokok ayam seperti pemilihan indukan, pemilihan dan perawatan bibit, pemilihan dan pemberian pakan, penanggulangan penyakit, sampai perawatan menjelang kontes.

Oleh sebab itu, memelihara ayam pelung untuk kepentingan kontes diperlukan perlakuan khusus. Peternak, hobiis, atau pebisnis ayam pelung mesti memiliki pengetahuan yang memadai dalam memelihara, merawat, dan melatih ayam pelung. Tujuannya, agar menghasilkan kualitas ayam pelung yang baik, prima, dan siap kontes.

Buku “Cara Tepat Merawat & Melatih Ayam Pelung” yang disusun oleh Memet M. Tohir AR. & Bernard T. Wahyu W.  ini akan membimbing Anda bagaimana merawat dan melatih ayam pelung secara lengkap dan praktis, baik untuk tujuan ayam hias maupun ayam pedaging dan petelur.

Buku yang diterbitkan AgroMedia Pustaka ini berisi berbagai hal seputar ayam pelung, mulai dari sejarah perkembangannya; tip memilih ayam pelung induk dan bakalan; pemeliharaan, mencakup pembuatan kandang, pemilihan, dan pemberian pakan; penetasan; pengendalian penyakit; dan persiapan menghadapi kontes, dari seluk beluk kontes sampai sistem penjurian.

Selamat berkarya, semoga sukses!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.