Peluang Usaha Cacing Sutra

Sebagai salah satu pakan ikan, cacing sutra memang cukup dicari banyak orang. Sayangnya, belum banyak orang yang melakukan pembudidayaan cacing sutra ini. Pasokan cacing sutra yang ada saat ini kebanyakan berasal dari hasil tangkapan di alam.

Pembudidayaan cacing sutra yang terbilang rumit dan sangat menyita waktu, nampaknya menjadi faktor penyebab mengapa banyak orang yang enggan membudidayakannya. Namun, keberadaan cacing sutra di alam tidaklah menentu. Tentunya hal ini berpengaruh pada keberadaan cacing sutra di pasaran.

Sifatnya yang fluktuatif inilah yang bisa dijadikan peluang sekaligus tantangan yang menggiurkan, terutama bagi mereka yang memiliki jiwa bisnis.

Ditunjang dengan permintaan pasar yang cukup besar dan luas, tentunya bisnis ini patut dirambah. Pemasaran cacing sutra sangat terkait dengan kegiatan pembenihan ikan konsumsi dan pembudidayaan ikan hias, baik dari daerah perkotaan maupun pedesaan.

Lantas, bagaimana dengan harga jualnya? Tenang saja, cacing sutra memiliki harga jual yang cukup menggiurkan meski harganya sangat fluktuatif dan berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Cacing sutra dalam kondisi hidup dijual dengan harga lebih tinggi dibandingkan dengan cacing sutra kering atau beku. Sebagai contoh, harga cacing sutra di Jakarta mencapai Rp 15.000 – 20.000/liter. Sementara itu, di kota Padang harganya Rp 7.000/liter.

Tentunya bisa Anda bayangkan, berapa keuntungan yang bisa didapatkan dari bisnis ini apalagi jika kebutuhannya begitu cepat dan dalam jumlah besar. Selamat mencoba!

Tulisan ini disarikan dari buku Peluang Usaha Budi Daya Cacing Sutra karya Khairuman, SP, Ir. Khairul Amri, M.Si, dan Toguan Sihombing yang diterbitkan oleh AgroMedia Pustaka.

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan