Penggunaan Mulsa Plastik pada Tanaman Cabai di Musim Hujan

Musim hujan datang. Namun, bukan berarti kita berhenti beraktifitas, kan? Musim hujan biasanya menimbulkan kerugian bagi para petani. Nah, bagi Anda para petani cabai, tidak perlu khawatir lagi. Ada solusi tepat agar tanaman cabai Anda tetap bisa bertahan di musim hujan.

Penggunaan mulsa plastik, terutama mulsa plastik warna hitam untuk lapisan bawah dan warna perak untuk lapisan atas, adalah solusi terbaik. Mulsa plastik ini mutlak diperlukan untuk penanaman cabai pada musim hujan.

Salah satu keuntungan pemakaian mulsa plastik ini adalah bisa menekan serangan hama dan penyakit. Ketungan ini muncul karena warna perak akan memantulkan sinar ultraviolet ke permukaan bawah daun yang banyak dihuni oleh hama aphid, thrips, tungau, ulat, dan cendawan.

Keuntungan lain yang bisa didapat dari penggunaan mulsa plastik adalah:

  • Mengurangi penguapan air dan pupuk oleh sinar matahari sehingga mampu menekan biaya pemupukan dan penyiraman.
  • Mencegah erosi tanah bedengan pada musim hujan.
  • Mengurangi biaya tenaga kerja penyiraman, pemupukan, dan penyiangan gulma.
  • Menjaga kelembapan, suhu, dan kegemburan tanah.
  • Mengoptimalkan sinar matahari untuk fotosintesis dengan pantulan sinar dari lapisan atas mulsa yang berwarna perak.
  • Menghambat pertumbuhan gulma. Warna hitam yang terdapat di lapisan bawah mulsa memberi kesan gelap sehingga menghambat pertumbuhan gulma (kecuali rumput teki dan pisang yang masih mampu menembus mulsa).
  • Suhu hangat dalam bedengan yang tertutup mulsa dapat merangsang pertumbuhan akar tanaman cabai sehingga pertumbuhannya ikut berkembang.
  • Mencegah hilangnya pupuk karena tercuci oleh siraman air hujan.
  • Mencegah kelebihan air di media tanam.

Keuntungan menggunakan mulsa plastik ini ditulis Bernardinus T. Wahyu Wiryanta dalam buku Bertanam Cabai pada Musim Hujan yang diterbitkan oleh AgroMedia Pustaka. Dalam buku tersebut, Bernardinus juga mengungkapkan secara mendalam tata cara mengolah lahan, menyiapkan bibit cabai, teknik perawatan, pengendalian hama dan penyakit, cara pemanenan, serta penanganannya pascapanen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.