Talkshow AQUAFEST 2020: Bisnis Budidaya Ikan dan Akuakultur di Era Digitilasisasi

AQUAFEST 2020 telah melaksanakan berbagai rangkaian acara selama satu bulan penuh mulai dari tanggal 26 September – 18 Oktober 2020. Talkshow merupakan salah satu rangkaian Aquafest yang diadakan secara daring yang terbagi  ke dalam tiga sesi. Talkshow #1 telah dilaksanakan pada tanggal 03 Oktober 2020 dengan tema “Bisnis Budidaya Ikan Konsumsi Berkelanjutan”, Talkshow #2 pada tanggal 04 Oktober 2020 dengan tema “Potensi Menjadi Sukses Dalam Budidaya Ikan Hias” dan Talkshow #3 pada tanggal 10 Oktober 2020 dengan tema “Kemajuan Akuakultur di Era Digitalisasi”.

Talkshow #1 membahas tentang usaha budidaya ikan konsumsi baik pada komoditas air tawar maupun laut yang diisi oleh pembicara Agus Purnomo Wibisono selaku CEO Iwake, Imza Hermawan selaku Ketua APCI, Maryani selaku Owner Kampung Lele Kediri dan Dr. Ir. Irzal Effendi, M.Si selaku Dosen FPIK IPB University. Hasil diskusi yang dibahas oleh para pembicara bahwa penentu dari keberhasilan produksi yaitu terdiri dari market, konstruksi kolam, pemilihan benih dan kualitas air. Pengembangan produksi juga dapat dilakukan dengan menambahkan kegiatan edukasi dan wisata dengan mengajak konsumen mengolah olahan ikan, memelihara ikan dan menikmati olahan ikan yang dibuat. Disisi lain syarat yang harus diperhatikan dalam melakukan marine culture yaitu menggali informasi, menentukan komoditas, memiliki aspek legal, aksesabilitas lokasi dan penerapan teknologi.

Talkshow #2 diisi oleh pembicara Dr. Eni Kusrini, S.Si, M.Si selaku Peneliti BRBIH, Fandi Sumardie selaku CEO Betta University dan Akhmad Taufiq Soleh S.Pt selaku Managing Director of Wasti Farm. Hasil diskusi dengan para pembicara bahwa peluang bisnis budidaya ikan hias seperti ikan cupang dan ikan guppy masih sangat besar. Hal tersebut karena ikan hias tersebut memiliki pangsa pasar lokal maupun ekspor dan dapat dibudidayakan secara massal dengan menghasilkan kualitas yang mampu bersaing di luar negri. Kualitas ikan hias yang dihasilkan perlu adanya peran inovasi teknologi seperti teknologi resirkulasi dan induce breeding.

Talkshow #3 diisi oleh pembicara Anshory Muslim selaku Head of Engineering eFishery, Rully Setya Purnama selaku CEO Minapoli dan Noor Achlis S.E selaku CEO Idbotani membahas tentang teknologi yang dapat diterapkan untuk kemajuan akuakultur. Hasil diskusi dengan pembicara bahwa teknologi di era digital sangat berperan dalam jaringan informasi dan bisnis perikanan secara online baik untuk pemasaran maupun produksi. Teknologi Internet of Things (IoT) yang sudah diciptakan yaitu pemberian pakan otomatis (auto feeder) menggunakan sensor.

Talkshow ini dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom dan disiarkan secara langsung di akun Youtube Aquafest IPB. Peserta yang hadir dalam Talkshow yaitu para pembudidaya, mahasiswa, akademisi dan masyarakat umum. Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Total peserta dari keseluruhan sesi talkshow terdapat sebanyak 889 orang yang tergabung dalam room zoom dan live streaming youtube.

Tinggalkan Balasan