Teknik Perawatan Hewan Peliharaan

Memiliki hewan peliharaan itu sangat menyenangkan, menghibur, dan mampu mengusir stres dan penat. Bahkan, bisa mendatangkan banyak teman dan kenalan, misalnya ketika mengikutsertakan hewan tersebut dalam kontes dan kompetisi. Tentu hal ini bernilai positif.

Bahkan, hewan kesayangan yang kita pelihara bisa bernilai investasi yang menguntungkan. Misalnya, kucing Persia jenis Himalaya yang terkenal lucu, menggemaskan, berbulu lebat, yang diberi julukan si Hidung Pesek. Pada umur 3 bulan sudah berharga sekitar Rp 2 jutaan lebih. Harga yang fantastis.

Bayangkan apabila Anda memiliki indukan jenis kucing ini, kemudian beranak-pinak. Tentu sangat menguntungkan bagi Anda. Sebab, banyak orang ingin memiliki jenis kucing ini. Maka, jadilah kehidupan Anda, selain terhibur dengan hewan peliharaan Anda juga menghasilkan investasi yang lumayan.

Namun, memelihara hewan kesayangan di rumah atau di kandang yang Anda sediakan membutuhkan pengetahuan teknik tersendiri. Yaitu, agar hewan yang dipelihara tetap tumbuh sehat dan berumur panjang. Juga, agar tidak membawa dan menularkan berbagai penyakit bagi Anda dan sekeluarga.

Selain itu, perawatan yang kurang baik mengakibatkan hewan peliharaan Anda akan menjadi hewan yang kurang menyenangkan, baik dari segi penampilan maupun perilaku hewan itu sendiri. Sehingga tidak menghasilkan daya tarik yang kuat bagi Anda dan orang-orang yang melihatnya.

Sebut saja teknik pemeliharaan kucing Angora yang berasal dari Turki. Kucing ini perlu diberi kandang yang terbuat dari plastik, kawat, atau besi agar tidak terjadi kontak fisik dengan binatang lain. Bagian alas kandang mesti diberi handuk atau selimut agar kucing dapat menghangatkan tubuhnya.

Pakan yang diberikan juga harus disesuaikan dengan usia si kucing. Pada usia 1–4 bulan, pakan yang diberikan berupa Sciene Diet Kitten atau Royal Canin Babycat. Frekuensinya diberikan sehari tiga kali dengan takaran 3—4 sendok makan sekali makan. Sedangkan pada usia 4—12 bulan, diberikan Sciene Diet Kitten atau Royal Canin Kitten. Frekuensinya sehari tiga kali dengan takaran tiga kali sendok makan sekali makan.

Si kucing tidak boleh dimandikan pada saat sakit, baru diberi vaksin, atau masih kecil. Bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk memandikan kucing, di antaranya baby oil, H²O² 3%, cotton bud, boorwater, kapas, handuk, sisir, blower, sampo khusus kucing, bedak, waslap, dan air hangat secukupnya.

Selain itu, si kucing mesti dijemur pada pagi hari secara rutin agar proses metabolismenya berjalan dengan baik dan teratur. Bahkan, untuk mencegahnya dari terserang penyakit, si kucing mesti diberi vaksinasi. Dan, kandang si kucing juga mesti dibersihkan secara berkala.

Kemudian, apa yang harus dilakukan apabila hewan peliharaan Anda stres, sakit, dan tidak mau makan? Bagaimana melatih binatang peliharaan agar mengerjakan sesuatu sesuai perintah Anda? Dan bagaimana membeli dan menjual hewan peliharaan kesayangan Anda?

Di dalam Buku Pintar Merawat Hewan Kesayangan ini, dibahas secara mudah, praktis, dan menyeluruh bagaimana mengenal hewan peliharaan, merawat, memberi pakan, melatih, mencari solusi setiap permasalahan yang dialami oleh hewan peliharaan Anda, dan sekaligus membeli dan menjualnya.

Buku yang disusun oleh Redaksi AgroMedia ini sangat bermanfaat bagi Anda. Sebab, hewan peliharaan kesayangan Anda sudah merupakan bagian dari keluarga yang menghuni rumah Anda sehingga membutuhkan perhatian yang besar, sebagaimana Anda memperhatikan anggota keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.