Untung Besar dari Budi Daya Lele di Lahan Sempit

stock-photo-13009511-catfishLele merupakan ikan air tawar yang saat ini sedang naik daun dan menjadi bahan pembicaraan. Rasanya yang gurih dan kandungan gizinya yang tinggi, membuat permintaan ikan ini tidak pernah putus dan terus meningkat.

Melangitnya harga ikan laut akibat naiknya bahan bakar solar sebagai penggerak perahu nelayan, kekhawatiran masyarakat atas berbagai flu hewan, serta penggunaan bahan pengawet, seperti formalin dan borak dalam industri makanan, ikan laut, dan ikan asin, membuat masyarakat cenderung beralih mengonsumsi ikan air tawar yang masih hidup, murah, dan segar.

Hal tersebut berimbas kepada harga ikan lele di pasaran yang terus membaik. Tentunya, ini merupakan kabar gembira bagi pembudidaya lele. Peluang emas untuk lebih bergairah dan giat lagi dalam meningkatkan produksi lele. Dengan harapan bisa meraup untung dari usaha ini.

Sayangnya peluang ini tidak bisa diwujudkan semua orang. Alasannya, karena keterbatasan modal dan lahan. Padahal jika tahu, masalah ini bisa diatasi dengan mudah. Saat ini, ada solusi pemanfaatan lahan sempit dengan modal minimal, tetapi bisa memberikan hasil yang maksimal. Bahkan, lahan di sekitar rumah, seperti rumah kosong, dak rumah, atau gudang yang kosong pun bisa dimanfaatkan sebagai tempat budi daya lele.

Dengan teknik budi daya yang sederhana dan benar, dari lahan sempit seluas 50 m², kita bisa panen lele konsumsi sebanyak satu ton dalam waktu dua bulan. Angka ini setara dengan produksi lele di kolam konvensional seluas 250 m². Skala perbandingannya 1 : 5. Fantastis, bukan?

Lantas, bagaimana caranya? Langkah-langkah apa saja yang harus dipersiapkan? Bagaimana sistem perawatannya, pemanenan, hingga pemasarannya? Buku Kiat Sukses Budi Daya Lele di Lahan Sempit yang ditulis Surya Gunawan ini akan membantu Anda secara sistematis, mudah, dan lengkap.

Buku terbitan AgroMedia Pustaka ini membahas teknis budi daya lele di lahan sempit mulai dari mengenal lele dari berbagai aspeknya, persiapan budi daya lele di lahan sempit, pemilihan bibit unggul, penentuan lokasi dan media, pembuatan kolam, pengaturan air, pakan, dan suplemen, teknik peningkatan produksi dan pertumbuhan, pencegahan dari hama dan penyakit, pemijahan, hingga pemanenan.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan estimasi analisis usaha. Dengan begitu, Anda bisa menjadi akuntan dan konsultan bagi diri sendiri dalam menentukan sistem usaha budi daya lele di lahan sempit ini.

Selamat berkarya. Semoga sukses!

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan