Customer Login

Lost password?

View your shopping cart

Artikel

pak soimun kolam terpal ikan

Inilah Cara Baru Pembenihan Gurami Metode Kolam Terpal di Air Dangkal

Seperti yang umum kita ketahui, budi daya gurami biasa dilakukan di kolam yang relatif luas dengan kedalaman minimum 80 cm. Kolam gurami dibangun dengan dinding tembok. Selain itu, air mengalir sepanjang tahun mesti tersedia. Bagi petani ikan yang tidak memiliki lahan luas dan debit air yang banyak tentu hal ini bisa menjadi kendala.

Lalu, bisakah gurami dibudidayakan di kolam sempit dengan air yang menggenang? Jawabannya bisa dan memungkinkan. Mau tahu rahasia pembenihan gurami metode terpal air dangkal?

Pembenihan gurami metode terpal air dangkal memang tergolong baru. Bermula dari hasil coba-coba seorang pembenih ikan gurami dari Purbalingga. Dialah Soimun, pencetus pertama metode pembenihan gurami kolam terpal plastik air dangkal. Lebih dari tiga tahun ia mempraktikan teknik tersebut, hingga sampai saat ini, ia memiliki 12 petak kolam. Ukuran kolam terbesar 8 x 6 meter. Soimun dalam waktu 3 tahun mampu memanen telur gurami dengan tingkat penetasan mencapai 98%.

Pada dasarnya, budi daya ikan gurami air dangkal ini memanfaatkan air tergenang yang bersumber dari air hujan dan air tanah. Dengan metode ini penghematan air sekitar 70% dibandingkan dengan metode budi daya di kolam biasa.

Keunggulan lain pembenihan gurami metode kolam terpal air dangkal dibandingkan dengan metode konvensional adalah budi daya metode kolam terpal air dangkal tidak mengenal musim. Dengan begitu, produksi telur ikan tetap berjalan ketika menghadapi cuaca ekstrem.

Teknis Pemijahan Gurami di Kolam Terpal Plastik

gurami_kolam_terpal

 

Pada prinsipnya, pemijahan gurami ini sama dengan metode konvensional di kolam biasa. Sebagai gambaran, jika kita memiliki 6 pasang induk gurami dengan perbandingan 1 : 3 (6 ekor jantan dan 18 ekor betina), diperlukan 6 kolam terpal dengan luas masing-masing 2 x 4 m, sehingga total luas lahan yang dibutuhkan berkisar 48 meter persegi.

Usaha pemijahan gurami akan menguntungkan jika pembudidaya membuat juga kolam terpal untuk pemeliharaan larva minimum 6 unit dengan ukuran 2 x 3 m. Asumsinya, satu unit kolam pemeliharaan larva bisa menampung 2.500 benih gurami hingga berukuran biji oyong. Jadi, pemijahan bukan hanya menjual telur gurami, tetapi juga menjual benih dengan ukuran maksimum.

Artikel di atas diambil dari buku “Pembenihan Gurami Metode Terpal Air Dangkal Tanpa Anjang-ajang & Sosog.” Buku ini ditulis oleh Marbowo Leksono dan Mahmud Efendi, keduanya adalah penyuluh perikanan. Buku ini berisi panduan praktis membudidayakan gurami dengan hemat waktu, tempat, modal investasi pun relatif murah jika dibandingkan dengan cara konvensional.

Penasaran? Yuk, pelajari caranya melalui buku ini dan video panduannya.

 

 

Talkshow & Workshop Buku Mempercepat Panen Sayuran Hidroponik

Talkshow & Workshop Buku Mempercepat Panen Sayuran Hidroponik

Nurdin SQ, pemilik Hydro Gardens dan perintis hidroponik tumpang sari. Mengenal dan mempelajari hidroponik sejak tahun 2011-2012, Kemudian mulai mempraktikan hidroponik pada pertengahan tahun 2013. Selain menyalurkan hobinya bercocok tanam, ia juga mulai memasyarakatkan dan menyebarkan pengetahuan serta pengalamanya di bidang hidroponik. Nurdin SQ menyebarkan pengetahuan hidroponiknya ke berbagai kelompok tani dan komunitas di masyarakat, seperti karang taruna serta PKK. Melalui bukunya yang berjudul “Mempercepat Panen Sayuran Hidroponik” ia memberikan cara-cara bertanam hidroponik berdasarkan pengalaman dan metode yang sudah dipraktikan olehnya. Dimulai dari cara mengetahui kualitas air yang digunakan untuk berhidroponik, teknik menyemai, hidroponik tumpang sari, perawatan aneka jenis tanaman sayuran dan buah-buahan hidroponik, hingga cara-cara menangani aneka jenis hama dan penyakit pada tanaman hidroponik. Segala tentang hidroponik akan di bahas oleh Nurdin SQ dalam Talkshow dan Workshop buku “Mempercepat Panen Sayuran Hidroponik” pada hari Sabtu, 23 September 2017 Pukul. 15.00 s/d selesai, di Gramedia Merdeka, Jalan Merdeka, 43,Bandung.

 

 

Talkshow & Workshop
Buku Mempercepat Panen Sayuran Hidroponik

Bersama: NURDIN SQ
Pemilik Hydro Garderns & Perintis Hidroponik Sistem Tumpang Sari

Sabtu, 23 September 2017Pukul. 16.00 s/d selesai
di Gramedia Merdeka, Jalan Merdeka, 43,Bandung.

 

Mempercepat Panen Sayuran Hidroponik

 

 

Lokasi Talkshow & Workshop

Gramedia Merdeka, Jalan Merdeka, 43,Bandung.

 

Hidroponik Organik; Dari Penyemaian Sayuran Hingga Pemeliharaan Harian

Dalam budi daya tanaman hidroponik organik, terdapat dua tahapan dasar yang perlu dilakukan secara rutin. Dua hal ini juga sama dilakukan dalam budi daya hidroponik dengan POC Ki Pahit. Tahapan tersebut adalah penyemaian benih dan tahap pemeliharaan sayuran hingga siap panen.

 

Penyemaian Benih dan Pemeliharaan Bibit

Penyemaian aneka jenis benih sayuran pada budi daya hidroponik organik diawali dengan mempersiapkan rockwool sebagai media semai, wadah semai berupa tray plastik atau wadah lainnya yang bisa menampung air, dan benih sayuran yang ingin ditanam. Berikut tahapan penyemaian.

tahapan penyemaian hidroponik
Tahapan penyemaian hidroponik. Dari buku “Bertanam Sayuran Hidroponik Organik dengan Nutrisi Alami.

 

Perlu Diperhatikan dalam Penyemaian

  1. Khusus untuk tanaman sayuran berdaun lebar, seperti sawi, pakcoi, atau selada, lubang pada rockwool hanya dibuat satu buah di bagian tengah. Sementara itu, untuk menghasilkan pertumbuhan yang meninggi, seperti tanaman bayam dan kangkung, lubang yang dibuat perlu lebih banyak, yakni 4—6 buah lubang.

 

  1. Untuk hari pertama, sebaiknya benih dijemur langsung terkena paparan sinar matahari dari pagi hanya sampai siang hari. Di hari kedua dan berikutnya, penjemuran di bawah matahari dilakukan dari pagi hingga sore hari.

 

Pemeliharaan pada Tahap Penyemaian

  1. Agar bibit tidak layu dan tumbuh terus, rockwool harus senantiasa dalam kondisi lembap. Hal ini bisa dilakukan dengan mengalirkan air ke wadah semai hingga rockwool selalu lembap, tetapi tidak sampai menggenangi rockwool. Cara lain adalah dengan menyemprot rockwool menggunakan sprayer. Lakukan dengan semprotan yang halus agar rockwool terlihat lembap dan bibit tidak rusak akibat semprotan air yang terlalu kencang.
  1. Jagalah benih dari terpaan hujan ataupun gangguan hama, seperti ayam dan Wadah semaian sebaiknya diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung, tetapi tidak terkena terpaan hujan seperti di dalam green house. Bisa juga dengan memberikan naungan menggunakan plastik UV. Namun, jika tidak terdapat green house atau naungan plastik UV, sebaiknya bibit segera pindahkan ketika akan turun hujan. Pastikan juga lokasi bibit bebas dari gangguan hewan agar bibit tidak diacak-acak, terjatuh, ataupun dimakan.

 

bertanam sayuran hidroponik organikBerbagai tip di atas diambil dari buku “Bertanam Sayuran Hidroponik Organik dengan Nutrisi Alami.” Buku ini ditulis Charlie Tjendapati, seorang praktisi pertanian tanaman hidroponik. Berminat dengan hidroponik organik? Yuk simak bukunya dan praktikkan langkahnya!

 

anggrek bulan agromedia

Rahasia Pemupukan Anggrek ala Ade Andriyani

Salah satu bagian penting dalam perawatan tanaman anggrek adalah pemupukan. Pada dasarnya, perlakuan pemupukan pada setiap jenis tanaman anggrek itu berbeda. Usia tanaman anggrek menjadi kunci takaran pupuk yang akan dibutuhkan. Ade Andriyani penulis buku “Membuat Tanaman Anggrek Rajin Berbunga”memberikan ulasannya soal pemupukan, khususnya tanaman anggrek.

Tanaman anggrek muda dan remaja membutuhkan pupuk yang mengandung nitrogen (N) tinggi. Kandungan pupuk nitrogen ini mendorong pembentukan sel-sel baru, khususnya untuk pertumbuhan batang dan daun. Nah, salah satu ciri tanaman anggrek yang kekurangan nitrogen adalah menampilan daun memucat dan pertumbuhannya terhambat.

Sementara itu, pupuk yang mengandung fosfor tinggi diperlukan untuk tanaman dewasa, terutama untuk memacu pembungaan. Pupuk fosfor memiliki kandungan senyawa komplek dan penyusun metabolit, yang berfungsi sebagai pengatur enzim dan proses fisiologis.

bunga-anggrek-di-kebun-okIdealnya, cara pemberian pupuk pada tanaman anggrek melalui daun. Sebab, penyerapan pupuk melalui daun ini lebih efektif daripada penyerapan melalui akar.

Menurut pengalaman Ade Andriyani, pemupukan anggrek perlu dilakukan setiap hari dengan takaran sesuai anjuran. Dengan begitu, tanaman anggrek akan selalu mendapatkan asupan nutrisi. Selain pupuk anorganik yang banyak beredar di pasaran dengan beragam merek, ada juga pupuk organik yang bisa diberikan pada anggrek, seperti sisa air cucian beras, kulit bawang merah, dan pecahan kulit telur.

Agar pertumbuhan lebih maksimal, tambahkan juga pupuk slow release, seperti Methylin urea, di dalam dan di atas media tanam. Bahan-bahan, seperti vitamin atau susu yang sudah kadaluarsa, air sisa infus, air tebu, dan madu juga bisa diberikan ke anggrek sebagai tambahan energi yang bisa membuat anggrek cepat berbunga. Caranya, larutkan bahan-bahan tersebut ke dalam air, lalu siramkan ke anggrek.

Untuk pembahasan lebih lengkap tentang cara bagaimana membuat anggrek rajin berbunga, silakan pelajari ilmunya dari dalam buku “Membuat Tanaman Anggrek Rajin Berbunga.”

Selamat mempraktikkan.

 

bunga anggrek di kebun

Ini Rahasianya Agar Anggrek Bulan Cepat Berbunga

Siapa tidak mengenal Anggrek bulan? Salah satu jenis anggrek yang memiliki nama latin Phalaenopsis Amabilis ini, kini banyak digandrungi. Bentuknya yang unik, sepintas menyerupai kupu-kupu, menyebabkan banyak orang sering menyebutnya Buterfly Orchid. Bersama bunga Padma raksasa (Raflesia Arnoldi) dan Melati, Anggrek bulan masuk dalam kategori Bunga Nasional Indonesia.

Di habitatnya, Anggrek bulan hidup dengan cara menempel (epifit) atau menumpang pada batang pepohonan di hutan-hutan. Bunga ini mampu tumbuh hingga ketinggian 600 meter di atas permukaan air laut. Dalam perkembangannya, anggrek ini bisa dibudidayakan sendiri di taman hingga di teras-teras rumah.

bunga anggrekSayangnya, banyak penggemar anggrek yang hanya bisa menikmatinya bunganya saja, dan kesulitan kala ingin membungakan kembali. Mereka beralasan, membungakan Anggrek bulan tidaklah mudah. Sebenarnya, untuk membungakan Anggrek bulan tidak terlalu sulit asalkan tahu teknis perawatannya.

Hal yang patut diperhatikan di antaranya penyiraman, pencahayaan, pemupukan, dan penanggulangan hama penyakit. Untuk penyiraman, misalnya, tidak boleh dilakukan asal-asalan, volume dan kuantitasnya harus berdasarkan media tanam dan kondisi cuaca. Misalnya, ketika cuaca sedang terik, penyiraman sebaiknya dilakukan tiga kali sehari.

Dari sisi volume air yang disiram, tanaman anggrek membutuhkan air yang pas. Ini agak sulit, sebab dalam jika penyiraman dilakukan secara berlebihan, anggrek akan cepat membusuk. Penyiraman biasanya disasarkan kepada semua bagian tanaman kecuali bunga, hal ini untuk mencegah bunga cepat layu.

Dari sisi pencahayaan sinar matahari, anggrek bulan membutuhkan paparan cahaya yang sedang (tidak terlalu lama terkena terpaan cahaya langsung). Salah satu ciri anggrek yang terkena sinar matahari berlebihan akan terlihat menguning daunnya.

Selain itu, pemupukan juga harus dilakukan secara tepat. Jika usia anggrek masih muda, berikan pupuk yang mengandung unsur N (Nitrogen), P (Phospor), dan K (Kalium). Selanjutnya, jika tanaman sudah memasuki masa berbunga, bersamaan dengan pemberian pupuk daun, berikan pupuk yang mengandung unsur P lebih tinggi seminggu sekali, tentu dengan memperhatikan takaran yang dianjurkan pada kemasan pupuk.

Di samping pemupukan, faktor kelembapan udara juga menjadi faktor yang memengaruhi pembungaan anggrek. Menjaga kelembapan udara di sekitar tanaman anggrek agar tidak terlalu kering bisa membuat bunga cepat tumbuh dengan waktu yang tidak terlalu lama.

Lebih lengkap seputar perawatan tanaman Anggrek bisa dipelajari lebih detail dalam buku “Membuat Tanaman Anggrek Rajin Berbunga”. Selain Phalaenopsis, beberapa jenis anggrek yang diulas antara lain Cattleya, Dendrobium, Oncidium, dan Vanda. Buku terbitan Agromedia ini, disusun oleh Ade Andriyani, pemilik Orchid Nusery. Penulis memiliki pengalaman cukup lama seputar Anggrek, dan kerap berbagi pengalaman tentang teknis perawatan hingga ke luar negeri.

 

vertikultur agromedia

Membangun Kebun Sayuran Mini di Teras Rumah Menggunakan Vertikultur

Berkebun di area lahan yang terbatas memang membutuhkan kreativitas. Vertikultur bisa menjadi salah satu cara bertanam untuk para hobiis dan para penyuka berkebun sayuran di pekarangan rumah. Kesan pertama memperhatikan dari hasil teknik Vertikultur, adalah soal estetikanya, nyaris mirip susunan tanaman hias. Selain untuk estetika lingkungan, sayuran hasil bertanam pun bisa dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga.

 

vertikultur_agromediaVertikultur adalah sistem tanam yang mengarahkan media tanam dan tanaman ke arah atas ini bisa menjadi alternatif yang menarik. Cara ini pun mudah diaplikasikan siapa saja. Selain bisa diterapkan di darat, vertikultur bisa juga diaplikasikan di atas kolam air. Bahkan ada pula yang mengembangkan tanpa media tanah, dengan hidroponik.

 

Vertikultur bisa dikatakan sebagai solusi berkebun di masa depan. Cara berkebun di lahan sempit ini selain hemat lahan dan aman bagi lingkungan, aktivitas mencangkul atau membajak tanah tidak lagi diperlukan. Terlebih lagi media tanam juga praktis dan mudah dipindah-pindah.

 

Yang menarik, aneka tanaman sayuran seperti seledri, peterseli, pakcoi, kangkung, bisa kembangkan dalam wadah teknik vertikultur. Bahkan, tidak hanya tanaman sayuran, tanaman umbi-umbian, hortikultur, dan tanaman pangan pun bisa tumbuh dengan teknik ini.

 

Nah, terkait masa panen, teknik vertikultur nyaris sama dengan teknik bertanam konvensional. Misalnya, untuk tanaman lombok membutuhkan waktu sekitar 90 hari. Sementara itu, tanaman sawi dan selada memiliki masa panen 40 hari.

 

Beberapa kelebihan lain dari teknik vertikultur di antaranya hemat lahan, hemat air dan pupuk, serta perawatannya pun mudah.

 

Bahkan, jika diseriusi, teknik tanam vertikultur bisa menghasilkan peluang bisnis. Inspirasi bisnis tanaman dengan teknik vertikultur datang dari Suhadi, Pasuruan yang menggunakan lahan 10 x 10 meter persegi untuk ditanami bawang merah. Sekali panen ia menghasilkan sekitar 18 juta rupiah. Setidaknya ada 300 pralon dengan tinggi 2 meter yang ia gunakan. Jadi, selain bisa untuk konsumsi sendiri, hasil sayuran vertikultur juga bisa bernilai ekonomi.

 

vertikultur_agromedia_pralon1Wadah Tanam untuk Vertikultur

 

Wadah untuk menanam dengan teknik vertikultur yang banyak digunakan adalah paralon PVC berukuran panjang 2 meter.

Dalam penerapannya, ukuran paralon diaplikasikan secara berbeda-beda sesuai jenis dan tipe tanaman. Ukuran paralon yang sedang akan cocok jika ditanami caisim, seledri, pakcoi, kangkung, dan peterseli. Hal ini berdasarkan pertimbangan akar tanaman bertipe kecil.

Jarak antartanaman (antarlubang) biasanya menggunakan 20—25 cm. Namun, khusus tanaman cabai diperlukan jarak yang lebih renggang atau menggunakan paralon spiral, sehingga tajuk tanaman satu dengan lainnya tidak bertemu dan tidak terlalu rimbun.

 

vertikultur agromediaUntuk melubangi paralon dibutuhkan gergaji dan panas api. Berikan jarak antara 20—25 cm dan lebar garis 10 cm. Buatlah garis-garis tersebut selang seling. Setelah semua garis jadi, gergaji sesuai ukuran. Lalu panaskan sisi bagian atas garis yang digergaji sampai agak lunak, lalu tekuk ke dalam menggunakan botol beling bekas. Sementara itu, di bagian bawah paralon, sebaiknya dicor atau diberi adonan semen yang diwadahi dengan ember atau baskom bekas.

Selain dengan paralon, para penyuka hobi berkebun bisa mencoba teknik vertikultur menggunakan jeriken bekas, botol bekas, talang air, bambu, kotak bekas tempat telur, dan lain sebagainya. Cara ini bisa dikembangkan dan disesuaikan berdasarkan kreativitas masing-masing penanam.

Bagaimana Agromate, penasaran dengan teknik tanam ini? Lebih lengkap silakan simak dalam buku “Vertikultur; Bertanam Sayuran di Lahan Terbatas.” Buku ini akan mengajak para hobiis tentang tata cara mudah membuat instalasi vertikultur, tip menyemai dan merawat tanaman, dan cara tepat menanggulangi hama dan penyakit tanaman.

Salam hijau!

 

 

 

 

 

 

 

 

hidroponik organik

Ssstt…Ini Lho 5 Keunggulan Bertanam Sayuran Hidroponik Organik

Bertanam sayuran dengan metode hidroponik ternyata belum tentu organik lho! Coba lihat cara pemberian unsur hara pada hidroponik biasa, sebagian besar menggunakan nutrisi yang berasal dari produk bahan kimia sintetik. Praktik tanam ini dianggap tidak menghasilkan tanaman organik.

Lalu, bisakah hidroponik murni sepenuhnya organik? Hal ini coba dijawab Charlie Tjendapati, seorang praktisi pertanian organik dari Bandung. Ia membuat sistem budi daya hidroponik berbahan pupuk organik. Ia pun berani menjamin nutrisi yang digunakan sepenuhnya menggunakan bahan non kimiawi. Nutrisi berasal dari tanaman Ki Pahit (Tithonia diversifolia). Sementara itu, untuk pestisida juga menggunakan bahan baku nabati, salah satunya berupa buah kacang babi (Tephrosia Vogelii).

Keunggulan Hidroponik OrganikCharlie Tjendapati, seorang praktisi pertanian organik

Keistimewaan hidroponik dengan bahan nutrisi dan pestisida alami ini tentunya memiliki banyak keunggulan. Berikut keunggulan sistem hidroponik organik dibandingkan dengan hidroponik biasa.

  1. Tidak meninggalkan residu kimia di dalam tubuh

Sehatnya tanaman sayuran hidroponik yang dihasilkan secara organik disebabkan tidak digunakannya bahan kimia, baik dalam bentuk pestisida maupun pupuk, selama pemeliharaan dilakukan. Efeknya bagi tubuh, tidak akan tersimpan residu kimia yang jika mengendap dan menumpuk dalam waktu lama dapat merugikan tubuh itu sendiri.

  1. Bahan baku nutrisi tersedia di alam dan murah

Seperti diterangkan sebelumnya, bahan baku pupuk hidroponik organik berupa Ki Pahit tersedia bebas di alam dan mudah diperoleh.

  1. Pemberian nutrisi dalam jumlah berlebih tidak membuat tanaman mati

Inilah bedanya dengan pupuk kimia, tanaman tidak akan mati karena overdosis pupuk alami. Ki Pahit jika diberikan berlebihan tidak berbahaya bagi tanaman sayuran. Meski begitu, takarannya harus disesuaikan dengan kebutuhan tanaman sehingga menghemat dalam penggunaannya.

  1. Hasil produksi maksimum

Berdasarkan pengalaman penulis, hasil panen hidroponik organik tidak kalah dengan bertanam dengan hidroponik biasa. Hal ini dilihat dari sisi bobot maupun cita rasa. Hasil uji coba Charlie untuk tanaman selada dengan metode ini mencapai 250—500 gram/tanaman. Sementara itu, bobot selada dengan hidroponik biasa (menggunakan AB mix) berkisar 150—250 gram/tanaman.

  1. Ramah lingkungan

Pengaruh positif lainnya, penggunaan pupuk alami menjadikan metode tanam ini ramah lingkungan.

 

  1. Biaya produksi lebih rendah

Berdasarkan pengalaman penulis, penggunaan POC dari Ki Pahit bisa memangkas biaya produksi hingga 50%.

 

Kekurangan Hidroponik Organik

Tak ada gading yang tak retak. Begitu juga dengan tanaman Ki Pahit. Di balik segudang manfaatnya, ada sedikit kekurangan pada tanaman ini, di antaranya tidak di semua wilayah bisa ditanami tanaman Ki Pahit. Tanaman Ki Pahit umumnya banyak tumbuh liar di perdesaan dan perkampungan.

Untuk mengatasi masalah ini, perlu budi daya tanaman Ki Pahit di berbagai wilayah untuk mendukung pertanian organik, khususnya hidroponik.

Kelemahan lain unsur hara pada tanaman Ki Pahit, unsur makro-nya terlampau sedikit. Hal ini yang membedakan nutri kimiawi seperti dalam AB mix. Nah, untuk mengatasi kekurangan ini, bisa dilakukan penambahan dosis larutan pupuk Ki Pahit.

Karena menggunakan bahan alami, proses fermentasi yang dihasilkan Ki Pahit membutuhkan waktu selama 7—14 hari. Tentu saja cukup lama jika dibandingkan dengan nutrisi kimiawi AB mix.

***

Pada dasarnya, persiapan budi daya cara tanam hidroponik organik sama dengan hidroponik pada umumnya; seperti persiapan instalasi, tahap penyemaian benih, pemeliharaan, hingga masa panen.

Mengenai teknis aplikasi dan perawatan harian hidroponik organik, Charlie Tjendapati telah menyusun panduannya dalam bentuk buku “how to” yang bisa diikuti oleh para penghobi tanaman. Buku yang diterbitkan oleh Agromedia ini berjudul “Bertanam Sayuran Hidroponik Organik dengan Nutrisi Alami.”

Dalam buku ini diulas tip cara menyemai dan merawat sayuran hidroponik organik, cara meracik sendiri POC dan aplikasinya, kiat membuat pestisida nabati, dan cara tepat menanggulangi hama dan penyakit.

Penasaran? Silakan simak bukunya. Dengan cara hidroponik organik, mengonsumsi sayuran hasil panen sendiri lebih sehat lho.

 

***

bebek hibrida bebek unggulan

Bebek Hibrida: Bebek Pedaging Paling Cepat Panen

Peluang usaha beternak bebek hingga kini kian menjanjikan. Lihat saja di berbagai kota, permintaan daging bebek untuk kuliner terus meningkat. Dari warung kali lima hingga resto mewah, menu masakan bebek menjadi pilihan dilirik setelah menu olahan ayam. Rasa khas daging bebek goreng menjadi rekomendasi untuk para pemburu kuliner.

Sementara itu, di sisi peternak hingga distribusi daging, kebutuhan dan kesediaan suplai daging bebek yang meningkat menjadi masalah. Jika dibandingkan, jumlah peternak ayam jauh lebih banyak dibandingkan dengan peternak bebek. Selain itu, untuk menyuplai daging bebek secara cepat, perlu jenis bebek “unggulan”yang cepat panen. Jenis ini dimiliki bebek hibrida; bebek dengan cita rasa daging yang gurih seperti ayam kampung serta tekstur yang lembut dan rendah kolesterol.

bebek hibridaBerikut ulasan keunggulan bebek hibrida.

Bebek ini dikenal sebagai bebek pedaging hasil persilangan yang “klop” antara bebek peking dan bebek lokal. Bebek peking dikenal dengan bentuk tubuh yang pendek namun berisi; terlihat lebih gemuk daripada bebek lokal. Salah satu ciri khas bebek ini adalah memiliki paruh hitam dan ukuran kepalanya cenderung lebih besar dibandingkan dengan bebek lokal, seperti Mojosari, Kedu, dan Turi Bantul. Sementara itu, bebek lokal memiliki ciri khas produksi telur tinggi dan kualitas karkas yang rendah.

Hasil persilangan kedua bebek tersebut menghasilkan beberapa keunggulan seperti tahan dengan berubahan cuaca, cepat tumbuh besar, masa tumbuh besar sekitar 40—50 hari, memiliki karkas daging yang lebih banyak, empuk, dan tidak bau amis.

Keunggulan lain dari bebek ini cocok dipelihara di halaman rumah berlahan terbatas, karena bebek ini tergolong “bandel” atau tahan stres. Bebek ini pun tahan terhadap penyakit. Sementara dari sisi rasa, daging bebek hibrida juga terkenal lebih gurih, seperti ayam kampung dengan tekstur yang lembut dan rendah kolesterol.

 

Artikel terkait: Mengenal 5 Keunggulan Bebek Gunsi 888

 

Syarat beternak bebek hibrida tidaklah rumit. Cukup menyediakan lokasi yang tidak bising dan tidak terlalu lembap. Lengkapi dengan perkandangan menggunakan atap teduh dan kombinasi atap transparan, serta pagar.

Nah, agar berimbang mari kita simak juga kendala dan kelemahan beternak bebek ini. Kendala yang utama, bibit bebek ini dikendalikan oleh perusahaan pembibitan. Bibit atau DOD yang berkualitas pun tergolong langka. Urusan pakan bebek dari bekatul pun tergantung pada musim panen.

Dari sisi konsumen, terkait harga, harga daging bebek terpaut jauh dengan daging ayam. Kebanyakan orang masih memilih daging ayam broiler karena harganya yang lebih murah.

Demikian sekilas keunggulan dan kelemahan dari bebek hibrida. Bagi yang tertarik membudidayakan bebek ini, silakan simak selengkapnya dalam buku “Bebek Pedaging Hibrida”. Buku ini disusun oleh praktisi ternak bebek Eko Angga Supriyanto asal Bantul dan penulis Agribisnis, Maloedyn Sitanggang.

Dalam buku mengulas lengkap seputar perkandangan, pakan, komposisi pakan sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan umurnya. Macam-macam bahan pakan alternatif juga dipaparkan dalam buku terbitan Agromedia ini.

Berminat? Buku “Bebek Pedaging Hibrida” ini dapat dijumpai di toko buku terdekat di kota Anda. Atau temukan e-book nya di Google PlayStore.

 

single bucket hidroponik

Hidroponik: Cara Mudah Membuat Instalasi Dutch Bucket Tunggal

Pernah terbayang membuat kebun mini buah-buahan di halaman rumah? Hal ini sangat mungkin dan bisa dibuat oleh siapa saja, terutama dengan metode tanam hidroponik. Mengapa memilih bertanam buah dengan hidroponik? Selain tidak mudah terserang hama, hasil panen sayuran buah dan buah memiliki cita rasa yang lebih renyah dan segar.

 

Salah satu sistem instalasi tanam yang paling populer, praktis, dan sederhana adalah menggunakan instalasi Dutch Bucket. Sistem instalasi ini cocok untuk penanaman sayuran buah, seperti tomat, timun, dan paprika.

 

Untuk memulainya, bisa mencoba instalasi sistem Dutch Bucket tunggal. Instalasi ini menggunakan wadah tunggal. Hal yang perlu diperhatikan dari sistem ini adalah sirkulasi air dan nutrisi harus terus-menerus dialirkan dari tandon nutrisi ke media tanam.

 

single_bucket_hidroponik

Keuntungan memanfaatkan Dutch Bucket adalah bisa memanfaatkan bahan bekas seperti wadah bekas es krim. Berikut tiga manfaat dari penggunaan sistem instalasi Dutch Bucket.

 

  1. Fleksibel, karena bisa diaplikasikan oleh semua orang, baik hobiis pemula maupun pebisnis hidroponik.
  2. Sederhana dan relatif murah, karena bisa memanfaatkan barang bekas.
  3. Tanaman lebih subur, karena sirkulasi air, nutrisi, dan oksigen lebih banyak.

 

Berikut teknis pembuatan instalasi dutch bucket tunggal.

 

Alat dan Bahan

 

  1. Bor hole saw
  2. Gergaji besi, gunting, atau cutter
  3. Pot diameter 10 cm sebagai wadah tanam
  4. Aerotor
  5. Ember dengan tutup sebagai wadah nutrisi
  6. Hidroton
  7. Kain flanel sebagai sumbu

 

Cara Merakit

  1. Lubangi penutup ember sesuai ukuran diameter leher pot.
  2. Buat 4 lubang kecil di penutup ember sesuai dengan ukuran slang aerator.
  3. Buat 4 lubang kecil di dinding ember sebagai lubang udara.
  4. Masukkan kain flanel ke dalam lubang pot.
cara-merakit-hidroponik-sistem-dutch-tunggal
Gambar langkah 1 sampai 4.

 

5. Masukkan larutan nutrisi ke dalam ember dan hidroton ke dalam pot.

6. Masukkan slang aerator ke salah satu lubang di bagian penutup ember.

7. Pasang pot yang sudah terpasang kain flanel ke lubang ember.

8. Masukkan media tanam berupa hidroton dan bibit tanaman ke dalam pot.

hidroponik, sistem bucket tunggal
Gambar langkah 5 – 8.

 

 

9. Instalasi dutch bucket tunggal telah selesai.

10. Nyalakan aerator untuk memastikan sistem berjalan dengan baik.

11. Sistem ini juga bisa menggunakan media tanam berupa sekam bakar.

 

bucket-tunggal_ok
Gambar 9 – 11.

 

 

 

 

 

 

 

 

Selain dibuat secara tunggal, instalasi Dutch Bucket juga bisa dibuat lebih komplek menggunakan banyak wadah. Dengan demikian, tanaman sayuran buah yang hendak ditanam menjadi lebih banyak. Sebagai panduan teknis pembuatannya, silakan klik link video berikut ini.

 

 

 

Penjelasan lengkap dan ragam pilihan instalasi dalam bertanam hidroponik bisa disimak dalam buku “Panen Hidroponik Buah & Sayuran Buah di Halaman Rumah.” Buku yang diterbitkan Agromedia ini disusun oleh para pakar hidroponik berpengalaman.

kemitraan bebek gunsi

Mengenal Kemitraan Bebek Gunsi 888, Solusi Bisnis Bagi Peternak Bebek

 

Masih ingat dengan keistimewaan bebek Gunsi 888 pada artikel sebelumnya? Bebek jenis pedaging ini memang sedang diminati dan dilirik para peternak. Melihat respon di media sosial, ternyata banyak yang tertarik untuk mendapatkan bebek pedaging ini.

Menurut catatan, permintaan DOD (anakan bebek) dari peternak bebek di sekitar lokasi pembibitan di daerah Bogor. Selain Bogor, permintaan juga datang dari daerah-daerah lain di Jawa Barat. Untuk pengiriman luar pulau saat ini sudah ada pelanggan dari Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Bengkulu, dan Bangka Belitung.

PT Putra Perkasa Genetika menggelar program kemitraan Bebek Gunsi 888 bagi para peternak bebek. Berikut keuntungan jika ingin menjadi peternak bebek Gunsi 888.

 

  1. Pasokan DOD atau anakan bebek didapatkan peternak dengan kualitas dan jaminan dari hasil pembibitan yang kompeten, kuantitas yang besar, serta kontinuitas yang diandalkan demi keberlanjutan usaha pembesaran.  Perlu diketahui, masalah utama yang seringkali terjadi pada usaha peternakan bebek adalah pasokan DOD atau anakan bebek yang kualitas dan kontuinitasnya tidak terjaga.

 

  1. Selain mendapatkan pasokan bebek Gunsi 888, peternak mendapatkan pakan berkualitas yang biasa diproduksi sesuai dengan potensi genetik bebek Gunsi 888. Hal ini untuk mengoptimalkan pertumbuhan bebek dan mendapatkan hasil panen yang maksimal. Adanya pakan jadi ini juga sangat memudahkan peternak dalam kegiatan budi daya sehari-hari karena tidak perlu repot membeli atau membuat pakan sendiri dengan kualitas yang belum tentu terjamin.

 

  1. Peternak dapat panduan budi daya ternak dari pihak pembibit selama usaha pembesaran bebeknya berjalan. Panduan budi daya bisa didapatkan melalui berbagai seminar dan pelatihan yang diadakan oleh pihak inti, kunjungan langsung ke peternakan, dan konsultasi, baik secara langsung maupun via telepon.

 

  1. Plasma mendapatkan kepastian pemasaran hasil panen meskipun tidak ada ikatan kepada peternak untuk menjual hasil panennya kepada pihak inti. Namun, pihak inti dapat menjamin kepada peternak untuk membeli kembali hasil panen dari peternak sesuai kesepakatan ukuran (bobot) hasil panen dan harga beli.

 

Demikian empat manfaat bagi peternak bebek gunsi 888 jika bermitra dengan PT Putra Perkasa Genetika. Informasi lebih lengkap seputar bebek unggulan ini dapat dipelajari dalam buku terbitan Agromedia “Beternak Bebek Hibrida Gunsi 888 35 Hari Panen.”