Tampil Baru Lebih Fresh, Buku Pintar Kopi, Tersaji Dalam Format Baru­­

 

Dalam acara Rembug Kopi Nusantara di Smesco, buku yang baru saja rilis ini sempat mengejutkan kebanyakan pengunjung yang hadir dalam acara tersebut. Pasalnya, karya Edy Panggabean yang sempat melegenda di dunia kopi Indonesia ini dinantikan kembali kehadirannya. Meskipun sudah banyak yang mengoleksinya, tetapi ketika melihat buku dengan tampilan yang baru, mereka pun tetap ingin memilikinya. Nampaknya Buku Pintar Kopi ini masih akan awet menjadi rujukan buku kopi pertama di Indonesia.

Ya, buku ini kini kembali hadir dalam desain dan konten yang disesuaikan dengan perkembangan terakhir dunia kopi. Buku terbitan Agromedia ini pernah dirilis pada tahun Februari 2011. Saat ini, kembali tersaji dalam format design dan konten yang di-update serta lebih fresh.

Dalam format design baru, buku ini dikemas dengan desain yang lebih lebar dan enak dibaca, typografi, tata letak, dan foto-foto yang menawan.

Bagi para penikmat kopi dan para pebisnis bidang industri kopi, Buku Pintar Kopi, nampaknya akan familiar baginya. Ini adalah buku pertama yang lengkap mengulas kopi dari sejarah, soal panen kopi, pemilihan kopi, industri kopi, kualitas kopi, hingga bagaimana kopi tersaji di cangkir kopi.

Ya, buku ini ditulis Edy Panggabean. Bagi orang-orang dalam profesi di industri kopi, namanya bukanlah nama yang asing. Namanya kian dikenal karena membagikan ilmu seputar kopi dalam buku ini. Buku kopi yang cukup langka yang ditulis dalam bahas Indonesia.

Edy Panggabean adalah peneliti penting di dunia kopi Indonesia. Buku Kopi pertama yang dirilis dan bisa dinikmati oleh pembaca umum.

BACA JUGA: Profil Edy Panggabean

Kiranya 25 tahun pengalaman meriset kopi membuahkan beberapa karya buku selain, seperti Mengeruk Untung dari Bisnis Kopi Luwak. Sekadar catatan Edy, juga membagikan ilmu seputar kopi luwak dalam buku Mengeruk Untung dari Bisnis Kopi Luwak. Buku ini juga diterbitkan oleh Agromedia.

Rata-rata para barista, memiliki referensi Buku Pintar Kopi. Seperti halnya barista Willy Sidewalk (?), buku ini dijadikan sebagai rujukan penting dalam belajar kopi Nusantara.

Sebelum buku ini hadir sekitar awal 2011, para pengusaha kopi dan barista banyak merujuk buku-buku kopi dari luar. Referensi buku kopi rujukan para penulis dan praktisi kopi saat itu masih langka.

Buku Pintar Kopi, kembali dengan konten sedikit yang berbeda, update, dan kemasan desain berbeda. Melalui buku yang dikemas lebih fresh, nampaknya para penikmat kopi dan bisnis kopi akan kembali mengingat kehadiran Edy Panggabean.

Salah satu bab dalam buku ini mengulas cara penilaian kualitas kopi. Menurut Edy, saat panen dan pasca pengolahan adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Penilian fisik, dari sisi melihat fisik kurang tepat. Maka test cupping menjadi parameter pengukuran kualitas sebuah kopi.

buku pintar kopiDalam buku ini diulas lengkap, dari sejarah perkembangan bisnis kopi, fisiologi tanaman kopi, jenis-jenis kopi, seputar tanah dan lokasi tumbuh, penanaman dan pembibitan, pemeliharaan kopi, panen kopi, metode pengolahan kopi, roasting (penyangraian), penilaian mutu kopi, teknik penyajian kopi, minuman olahan kopi, hingga perdagangan dan pemasaran kopi di Indonesia.

Buku Pintar Kopi ini, diluncurkan pada Hari Kopi Dunia, 1 Oktober, di Museum Teknil Indonesia. Buku fullcolor yang dicetak di atas kertas artpaper ini sudah bisa kamu dapatkan di toko buku Gramedia dan toko daring kesayanganmu. Yuk, miliki dan koleksi buku yang banyak memberikan edukasi dari pengalaman langsung dari lokasi panen hingga bagaimana cara kopi dipilih dan dinikmati.

 

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan